Nusa Tenggara Timur

Danau Lotus Terbesar Kedua Dunia di Flores Terbakar

Danau teratai atau lotus terbesar kedua di dunia, Danau Rana Tonjong di Pota, Kecamatan Sambirampas, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, NTT.

Editor: yuli
facebook/ArkaDewaFlores
Danau teratai atau lotus terbesar kedua di dunia, Danau Rana Tonjong di Pota, Kecamatan Sambirampas, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami kebakaran. 

SURYAMALANG.COM, BORONG - Danau teratai atau lotus terbesar kedua di dunia, Danau Rana Tonjong di Pota, Kecamatan Sambirampas, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami kebakaran.

Sayangnya, kebakaran tersebut diketahui aparat dari unggahan media sosial masyarakat yang marah lantaran kejadian kebakaran sejak Selasa (30/10/2018) belum mendapatkan penanganan.

Petugas yang dihubungi Kompas.com juga belum tahu apa penyebab terbakarnya danau unik dengan teratai raksasanya yang jadi objek wisata andalan Flores ini.

"Kami sudah mendapatkan laporan dan informasi dari anggota polisi sektor Pota tentang kebakaran danau teratai Rana Tonjong," jelas Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Manggarai Ipda Daniel Jihu saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (31/10/2018) malam.

"Anggota sedang mengumpulkan data dan informasi penyebab kebakaran obyek wisata danau Rana Tonjong," lanjutnya.

Sebagai informasi, Danau Rana Tonjong yang terletak di Desa Nanga Mbeling, Kecamatan Sambi Rampas, sekitar 3 kilometer utara Pota. Danau ini memiliki luas 2.200 kilometer persegi, berada di sebuah dataran rendah yang dikelilingi perbukitan.

Seluruh permukaan danau ditumbuhi bunga teratai raksasa/giant lotus (Victoria amazonica) atau tonjong dalam bahasa setempat.

Bunga teratai itu hanya berbunga sekali setahun pada bulan April dan Mei. Di dalam bunga yang sudah mekar terdapat biji-bijian yang dapat dimakan mentah dan memiliki rasa seperti kacang tanah. Namun, bunga teratai ini tidak dapat tumbuh dan berbunga di tempat lain selain danau itu.

Rana Tonjong menjadi habitat bagi ikan air tawar, katak, dan tempat mencari makan bagi burung angsa putih.

Kebakaran pada objek wisata tersebut tentunya jadi pukulan pariwisata bagi Flores, NTT. Sebab sebelumnya, terdapat sejumlah kejadian kebakaran yang melanda wilayah Flores. Yakni mulai dari terbakarnya kawasan Gililawa Darat di dalam Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat.

Kemudian, terbakarnya Kampung adat Gurusina, Kabupaten Ngada. Lantas dan beberapa waktu lalu juga terjadi kebakaran kampung adat Nggela di Kampung Ende. Belum lagi sejumlah kampung adat di Pulau Sumba yang mengalami kebakaran selama ini. kompas.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved