Kediri

Deklarasi Damai Calon Kades Tolak Politik Uang Dalam Pilkades Serentak Kabupaten Kediri

Pada acara deklarasi, semua calon kades membacakan empat pernyataan sikap terkait kegiatan pilkades serentak

Deklarasi Damai Calon Kades Tolak Politik Uang Dalam Pilkades Serentak Kabupaten Kediri
suryamalang.com/Didik Mashudi
Sebanyak 17 calon kades menggelar deklarasi damai menjelang pelaksanaan pilkades di Mapolresta Kediri, Kamis (1/10/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Sebanyak 17 calon kepala desa yang ada di wilayah hukum Polresta Kediri menggelar deklarasi damai menjelang pelaksanaan pilkades di Rupatama Mapolresta Kediri, Kamis (1/11/2018).

Pada acara deklarasi, semua calon kades membacakan empat pernyataan sikap terkait kegiatan pilkades. Di antaranya, calon kades sepakat siap untuk terpilih dan tidak terpilih dalam pilkades.  Akan senantiasa mematuhi dan melaksanakan peraturan perundangan yang berlalu dengan mengedepankan etika dan moralitas selama pelaksanaan pilkades.

Tidak akan melakukan black campaig, money politic, menyebarkan isu SARA dan berita hoax. Bersedia menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman dan sejuk dalam pelaksanaan pilkades.

Deklarasi damai calon kades ini juga dibarengi dengan penandatanganan pernyataan bersama dengan saksi camat, Kapolresta Kediri, Bupati Kediri dan Dandim 0809 Kediri.

Ada 7 desa di wilayah barat Sungai Brantas yang menggelar pilkades pada 7 November mendatang. Ke 7 desa masing-masing Desa Sukoanyar Kecamatan Mojo diikuti dua calon, Desa Kanyoran Kecamatan Semen diikuti dua calon, Desa Parang,Kecamatan Banyakan diikuti dua calon, Desa Banyakan Kecamatan Banyakan diikuti tiga calon, Desa Datengan Kecamatan Grogol dua calon, Desa Cerme Kecamatan Grogol diikuti dua calon dan Desa Kedungsari Kecamatan Tarokan diikuti 4 calon.

Dari 17 calon kades, 4 calon perempuan dan 13 calon pria. Ada dua desa yang menggelar pilkades diikuti pasangan suami istri yakni Desa Cerme dan Desa Parang.

Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi menjelaskan, persiapan pengamanan pilkades dilakukan rapat koordinasi dilanjutkan deklarasi damai serta gelar pasukan. "Personel yang dilibatkan ada 674 gabungan polisi, TNI dan Linmas," jelasnya.

Sementara untuk antisipasi bebotoh dalam pilkades polisi bakal meningkatkan patroli rayonisasi kegiatan kepolisian yang ditingkatkan. "Kegiatan ini untuk meminimasilisir adanya botoh dan politik uang," jelasnya.
Selama kegiatan kampanye pilkades belum ditemukan adanya laporan pelanggaran.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved