Bisnis

BPS: Harga Gabah Dan Beras Mengalami Kenaikan Selama Bulan Oktober

Kenaikan harga itu terjadi karena pada bulan Oktober sampai Desember merupakan masa tanam sehingga panen tidak maksimal

BPS: Harga Gabah Dan Beras Mengalami Kenaikan Selama Bulan Oktober
Kompas.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Selama bulan Oktober 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi kenaikan pada harga gabah dan beras.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, kenaikan itu terjadi karena pada bulan Oktober sampai Desember merupakan masa tanam.

Rata-rata harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani Rp 4.937 per kg naik 0,98 persen, sedangkan di tingkat penggilingan Rp 5.039 per kg naik 0,98 persen dibanding harga gabah kualitas yang sama pada September 2018.

Rata-rata harga gabah kering giling (GKG) di petani Rp 5.476 per kg atau naik 1,26 persen, sedangkan di tingkat penggilingan Rp 5.568 per kg atau naik 1,22 persen. Sedangkan harga gabah kualitas rendah di tingkat petani Rp 4.694 per kg atau naik 0,92 persen dan di tingkat penggilingan Rp 4.782 per kg atau naik 0,61 persen. 

"Dibanding Oktober 2017 rata-rata harga di tingkat petani untuk kualitas GKP dan gabah kualitas rendah mengalami kenaikan masing-masing 3,05 persen dan 7,41 persen, sedangkan GKG turun 1,17 persen," ungkap Suhariyanto, Kamis (1/11).

Demikian juga di tingkat penggilingan, rata-rata harga kualitas GKP dan gabah kualitas rendah pada Oktober 2018 mengalami kenaikan masing-masing 3,13 persen dan 7,03 persen YoY. Sedangkan GKG turun 0,94 persen YoY.

"Selama Oktober 2018 harga tertinggi di tingkat petani Rp 6.800 per kg dan di tingkat penggilingan Rp 7.000 per kg. Sementara harga terendah di tingkat petani dan penggilingan masing-masing Rp 3.500 per kg dan Rp 3.600 per kg," jelas Suhariyanto.

Harga tertinggi di tingkat petani berasal dari GKP varietas Mayang yang terjadi di Kapuas Timur, Kalimantan Tengah dan GKG varietas Ciwilis & Anak Daro di Danau Kerinci. Sedangkan di tingkat penggilingan berasal dari GKP varietas Ciherang Papua.

Sementara itu, harga terendah di ingkat petani dan tingkat penggilingan berasal dari kualitas rendah varietas IR-64 di Tenjolaya, Bogor.

Untuk harga beras kualitas premium di penggilingan Rp 9.645 per kg, naik 0,77 persen di banding bulan sebelumnya. Rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan Rp 9.395 per kg naik sebesar 0,92 persen, sedangkan kualitas rendah Rp 9.194 per kg naik sebesar 0,75 persen.

Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved