Bisnis

Hingga Bulan Oktober, KKP Catat Produksi Garam Mencapai 1,94 Juta Ton

Kinerja petani garam yang bagus tersebut berkat kondisi cuaca yang kering dan mendukung pengeringan garam serta adanya teknologi geo-membran

Hingga Bulan Oktober, KKP Catat Produksi Garam Mencapai 1,94 Juta Ton
suryamalang.com/Hanif Manshuri
Areal produksi garam di Brondong Lamongan yang cukup melimpah dampak musim kemarau panjang. 

SURYAMALANG.COM,  JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaporkan produksi garam nasional telah hingga akhir Oktober 2018 telah mencapai 1,94 juta ton.

Angka ini sudah melingkupi produksi dari rakyat dan dari PT Garam. Angka ini cukup berbeda dengan versi asosiasi petani garam di 2,2 juta ton.

"KKP wajib lakukan pantauan garam dan intervensi, tapi kalau mereka lebih besar artinya bagus," kata Brahmantya Satyamurti Poerwadi, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan kepada Kontan.co.id, Jumat (2/11).

Padahal sebelumnya menurut Asosiasi Petani Garam Rakyat Indonesia, produksi garam rakyat sudah mencapai 2,2 juta ton. Namun Brahmantya mengatakan, pihaknya menarik data berdasarkan hasil survei bersama Badan Pusat Statistik yang dihimpun dari sentra-sentra program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR).

Menurutnya, kinerja petani garam yang bagus tersebut berkat kondisi cuaca yang kering dan mendukung pengeringan garam serta adanya pengembangan teknologi geo-membran yang meningkatkan produktivitas.

Rinciannya, produksi garam dari rakyat mencapai 1,62 juta ton dan dari PT Garam mencapai 315.005 ton.

Adapun terkait penyerapan garam oleh industri, Brahmantya menyatakan, sejumlah perusahaan dari area Jawa Timur telah melakukan serap garam rakyat. Namun pihaknya tidak memiliki data detail karena serapan industri tersebut merupakan kewajiban yang diatur oleh Kementerian Perindustrian.

Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved