Blitar

Dindik Kota Blitar Akan Ganti Sepeda Siswa Yang Rusak Berat, Program Pinjam Pakai Sepeda Ontel

Karena sepeda gratis itu sistemnya pinjam pakai. Siswa harus ikut membantu merawat sepedanya

Dindik Kota Blitar Akan Ganti Sepeda Siswa Yang Rusak Berat, Program Pinjam Pakai Sepeda Ontel
suryamalang.com/Samsul Hadi
Sejumlah siswa SMP di Kota Blitar naik sepeda saat pulang sekolah. Sebagian siswa terlihat melepas keranjang di bagian depan sepeda. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR- Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar terus mengevaluasi penggunaan sepeda kayuh gratis untuk siswa SMP. Hasil evaluasi, Dinas Pendidikan mendapati sejumlah sepeda mengalami kerusakan ringan.

Selain itu, dinas juga menemukan siswa yang memodifkasi sepeda kayuh dengan mengganti model setir dan melepas keranjangnya. Untuk sepeda yang dimodifikasi, dinas meminta sekolah agar mengingatkan siswa tidak mengubah bagian sepeda.

"Karena sepeda gratis itu sistemnya pinjam pakai. Siswa harus ikut membantu merawat sepedanya," kata Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Blitar, Turkamandoko, Senin (5/11/2018).

Dia mengatakan untuk sepeda yang mengalami kerusakan ringan biaya perbaikannya menjadi wewenang sekolah. Tapi, kalau ada sepeda yang mengalami kerusakan berat, dinas yang akan menggantinya dengan sepeda baru. "Kalau rusak berat, akan kami ganti dengan sepeda baru," ujarnya.

Menurutnya, semua kebutuhan sepeda kayuh untuk siswa SMP saat ini sudah terpenuhi. Terakhir, pada 2018 ini, Dinas Pendidikan membagikan sebanyak 1.262 unit sepeda ke siswa. Anggaran pengadaan sepeda siswa tahap kedua sekitar Rp 2,3 miliar.

Pada akhir 2017, dinas sudah membagikan sebanyak 4.398 unit sepeda kayuh gratis ke siswa SMP. Anggaran untuk pengadaan sepeda tahap pertama mencapai Rp 11 miliar. "Kalau kebutuhan sepeda siswa sudah terpenuhi semua. Tahun ini, semua siswa SMP sudah mendapatkan sepeda kayuh," katanya.

Dinas meminta sekolah ikut mengawasi penggunaan sepeda kayuh oleh siswa. Sekolah harus menegur siswa yang memodifikasi bentuk sepeda. Sebab, sepeda itu akan dipakai lagi untuk siswa baru jika siswa lama sudah lulus sekolah.

"Kami sudah minta sekolah agar lebih ketat mengawasi penggunaan sepeda siswa. Supaya kondisi sepeda tetap bagus dan terawat," ujarnya. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved