Tulungagung

Membuat Kredit Fiktif, Karyawan Koperasi Diduga Menggelapkan Rp 127 Juta

Dari laporan pimpinan koperasi itu, terlapor adalah petugas bagian lapangan. Laporan ini bermula dari kredit macet di koperasi

Membuat Kredit Fiktif, Karyawan Koperasi Diduga Menggelapkan Rp 127 Juta
istimewa
ilusrtasi koperasi

 SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - DGS (25) dilaporkan ke Polres Tulunggagung, dengan tudingan pelakukan penipuan dan penggelapan. DGS adalah karyawan di Pripkoppabri Cabang IV di Desa Mojosari, Kecamatan Kauman.

Laporan ini bermula dari kredit macet di koperasi ini. "Dari laporan pimpinan koperasi ini, terlapor adalah petugas bagian lapangan," terang Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Sumaji, Senin (5/11/2018).

Pada awal 2017 DGS mengeluarkan banyak kredit untuk sejumlah nasabah. Hingga pada September 2018, pimpinan koperasi melakukan evaluasi terhadap kredit yang diusulkan DGS. Sebab semua kredit senilai Rp 127 juta ini macet.

"Terlapor ini sempat dipanggil oleh pimpinan untuk dilakukan evaluasi," tambah Sumaji.

Dari evaluasi ini diketahui semua kredit yang diusulkan DGS ternyata membuat kredit fiktif. Nama-nama nasabah yang mengajukan kredit bukan nama yang sebenarnya. Hal ini dibuktikan dengan foto kopi data angsuran fiktif.

Dari penelusuran pihak internal diketahui, uang dari pengajuan kredit itu ditransfer ke rekening ibunya. "Pimpinan koperasi kemudian melapor ke Polres pada Jumat (2/11/2018) kemarin," tutur Sumaji.

Polisi masih melakukan penyelidikan atas laporan ini.

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved