Bisnis

Penjualan Tata Motor Semester Satu Naik 109 Persen, Truk Angkutan Barang Mendominasi

Dari pertumbuhan penjualan truk sebesar 109 persen tersebut, adapun 3 produk truk Tata Motors yang mendominasi angka penjualan

Penjualan Tata Motor Semester Satu Naik 109 Persen, Truk Angkutan Barang Mendominasi
Ist
Salah satu jenis truk produksi Tata Motors yang laris manis di Pasar 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), Agen Pemegang Merek (APM) Tata Motors di Indonesia mengumumkan pertumbuhan kendaraan niaganya.

TMDI menyatakan, pertumbuhan kendaraan niaganya pada semester satu di tahun fiskal 2018-2019 (April-September) sangat signifikan dibanding tahun fiskal sebelumnya.

"Penjualan ritel truk kami di semester satu tahun fiskal 2018-2019 menunjukkan gairah semakin nyata terhadap produk truk Tata," ujar Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta dalam rilisnya, Senin (5/11/2018).

Biswadev menyebut, hal ini lantaran dipicu berkat kepercayaan konsumen fleet yang menyumbang pertumbuhan penjualan khusus truk sebesar 109 persen dengan perolehan volume 180 unit.

"Pertumbuhan ini tentunya akan lebih memotivasi kami yang baru 3 tahun lalu menguatkan fokus penjualan truk," ungkapnya.

Dari pertumbuhan penjualan truk sebesar 109 persen tersebut, adapun 3 produk truk Tata Motors yang mendominasi angka penjualan diantaranya Tata LPT913 sebanyak 114 unit, Tata Xenon XT DC 26 unit, dan Tata Prima 2528, 16 unit.

Ketiga truk ini masing-masing memiliki fungsi sesuai kebutuhan yang diperlukan pengguna. Misal, LPT 913 sangat cocok dengan usaha perkebunan, konstruksi dan pertambangan.

"Karena operasional di medan yang berat membutuhkan spesifikasi yang heavy duty agar usia pakai kendaraan lebih panjang serta menjamin produktivitas tetap tinggi," papar Biswadev.

Selain itu, LPT913 juga memiliki tingkat safety yang lebih tinggi. Terutama di sektor kinerja peranti pengereman yang mumpuni sesuai standar sertifikasi safety yang berlaku di pertambangan.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved