Madura United

Madura United Vs Bhayangkara FC, Trauma Kartu Merah Menghantui Tuan Rumah

Tim besutan Gomes de Oliviera itu sudah dua kali di pertemuan terakhir selalu mendapat kartu merah kala bersua Bhayangkara FC.

Madura United Vs Bhayangkara FC, Trauma Kartu Merah Menghantui Tuan Rumah
SURYA/didit
Madura United vs Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (9/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, BANGKALAN - Madura United dibayangi trauma kartu merah jelang laga menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (9/11/2018) dalam lanjutan laga pekan ke-30 Liga 1 2018.

Pasalnya, tim besutan Gomes de Oliviera itu sudah dua kali di pertemuan terakhir selalu mendapat kartu merah kala bersua Bhayangkara FC.

Pertemuan terakhir, putaran pertama Liga 1 2018 kala bermain di Stadion PTIK Jakarta (7/6/2018) di mana skor akhir 1-0 untuk Bhayangkara FC, satu pemain Madura United, Andik Rendika rama mendapat hukuman kartu merah.

Bahkan, di pertemuan sebelumnya, putaran kedua Liga 1 2017 saat bermain di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan (8/11/2017) di mana kala itu Madura United takluk 0-3, tiga pemain Madura United terkena kartu merah, sementara empat lainnya kartu kuning.

Peter Odemwingie, Fandi Eko Utomo, dan Rizky Dwi mendapat karu merah. Sementara empat pemain lainnya, Andik Rendika Rama, Engelberd Sani, Rifad Marasabessy, dan Munhar mendapat kartu kuning.

Meski dibayangi trauman kartu merah kala bersua Bhayangkara FC, pelatih Madura United, Gomes de Oliviera meminta skuat asuhannya di laga nanti tidak terlalu memikirkan catatan negatif tersebut.

Pelatih asal Brasil tersebut menekankan agar para penggawa Laskar Sape Kerrab tetap bermain ngotot tidak pernah takut di kartu sehingga menyebabkan bermain lebih hati-hati.

"Jangan terlalu takut (dikartu, red) dengan bermain hati-hati sehingga bermain buruk. Lakukan semaksimal mungkin, jika mendapat kartu kuning atau merah kami akan cari penggantinya yang juga berkualitas," terang Gomes sebagaimana dikutip dari laman resmi klub Madura United.

Meski bermain lepas dan tidak memikirkan kartu, bukan lantas akan bermain brutal. Sebaliknya, pelatih asal Brasil itu selalu menanamkan filosofi agar timnya bisa memenangkan laga tanpa harus mendapat kartu merah.

“Tapi selalu saya katakan pada pemain agar semangat memenangkan pertandingan nanti tanpa harus mendapat kartu merah," tegas pelatih 55 tahun tersebut.

Tambahan tiga poin bagi Madura di laga tersebut akan memperbesar asa untuk tetap berada di zona papan atas Liga 1 2018.

Pasalnya, hingga pekan ke-29 Liga 1 2018, Madura United masih berada di posisi enam klasemen sementara dengan raihan 43 poin. Selisih 10 poin dari pemuncak klasemen sementara PSM Makassar, dengan masih menyisakan lima laga hingga akhir kompetisi.

Penulis: Khairul Amin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved