Tulungagung

Para Guru di Tulungagung Waspadai Gerombolan Mengaku Wartawan Minta Duit

Yoga juga menunjukkan sebuah kuitansi sebesar Rp 150.000, untuk pembelian kaus itu.

Para Guru di Tulungagung Waspadai Gerombolan Mengaku Wartawan Minta Duit
web
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Yoga (nama samaran), seorang guru SD menunjukan sebuah kaus berkerah kombinasi merah, putih dan hitam. Di bagian dada kiri kaus itu ada logo pancasila serta tulisan NKRI.

Yoga juga menunjukkan sebuah kuitansi sebesar Rp 150.000, untuk pembelian kaus itu.

"Ini tidak gratis, harus beli. Kalau gak beli pasti adan konsekuensinya," ucap Yoga.

Kaus itu dijual oleh seorang yang mengaku wartawan.

Pihak sekolah tidak berani menolak, karena takut dengan ancaman orang yang mengaku wartawan itu.

Salah satunya menulis proyek fisik yang dianggap menyalahi aturan.

"Yang di sekolah ini kan tidak mau repot. Entah tudingannya benar atau salah, kami tidak mau repot mengurusi mereka," tambah Yoga.

Masih menurut Yoga, selama ini banyak oknum wartawan yang dianggap kerap mengintimidasi.

Biasanya mereka datang secara berkelompok, saat sekolah sedang membangun atau baru saja mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Mereka pada intinya minta uang, dengan cara menakut-nakuti kepala sekolah.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved