Malang Raya

TP4D Pantau Pengerjaan Jalan di Kota Batu yang Menelan Anggaran Rp 13 Miliar

TP4D Pantau Pengerjaan Jalan di Kota Batu yang Menelan Anggaran Rp 13 Miliar. TP4D terdiri dari Kepolisian, dan Kejaksaan Negeri Kota Batu

TP4D Pantau Pengerjaan Jalan di Kota Batu yang Menelan Anggaran Rp 13 Miliar
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Tim TP4D memantau hasil pengerjaan jalan di Jalan Dewi Sartika, Kota Batu, Rabu (7/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Kota Batu'>Proyek pengerjaan jalan di Kota Batu yang menelan anggaran Rp 13 miliar dipantau oleh Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). TP4D terdiri dari Kepolisian, dan Kejaksaan Negeri Kota Batu.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan, karena pengerjaannya sudah selesai maka sekarang dipantau dan dikroscek kembali pengerjaan itu.

Dikatakannya pengecekan ini guna untuk mencocokkan apakah sesuai dengan spesifikasi atau tidak.

"Kami sebagai orang yang kurang paham hukum, makanya kami bekerja sama dengan TP4D dalam hal ini. Agar semua kegiatan yang kami lakukan sudah benar," ujar Alfi seusai memantau pengerjaan pengaspalan di Jalan Dewi Sartika, Rabu (7/11/2018).

Ada beberapa ruas jalan yang dipantau, seperti di Jalan Dewi Sartika atas, Jalan Imam Bonjol. Kegiatan yang dilakukan ini apabila ada yang tidak sesuai dengan spesifikasi maka harus dibenahi sesuai dengan spesifikasi awal. Karena itulah pihak Pemkot Batu membutuhkan pendampingan dari segi hukum.

"Agar semua bisa dipastikan kegiatan ini aman dan nyaman dari sisi hukum. Kalau ada permasalahan dan tidak sesuai dengan yang dikontrak, tindakannya seperti apa kami harus tahu apa saja yang tidak sesuai," ujarnya.

Sementara itu Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Batu Dedy Agus Oktavianto menambahkan pengerjaan jalan ini juga memerlukan hasil laboratorium. Seperti ketebalan jalan, bahan yang digunakan apa saja. Dikatakannya semua harus sesuai dengan dokumen kontrak.

"Kami berpegangan pada dokumen kontrak. Di situ dijelaskan dengan detail ketebalannya harusnya segini, kualitas bahannya harusnya ini," kata Dedy.

Ia menambahkan jika ada yang kurang penting dan tidak sesuai dengan spesifikasi harus disingkirkan. Karena sesuai aturan jangan sampai keluar ataupun kurang dari spesifikasi yang ada.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved