Malang Raya

Polda dan Kejati Jatim Kumpulkam Lurah sampai Pejabat di Hotel Savana, Kota Malang

Cegah Pungutan Liar, Polda Jatim Gelar Sosialiasi Pencegahan Pungli di Hotel Savana, Kota Malang.

Polda dan Kejati Jatim Kumpulkam Lurah sampai Pejabat di Hotel Savana, Kota Malang
mochammad rifky edgar hidayatullah
Polda Jawa Timur bekerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar acara Sosialisasi pencegahan pungutan liar dengan mengumpulkan Camat, Lurah, Unit Pemberatasan Pungli (UPP) dan Pejabat lain se-Jawa Timur di Hotel Savana Malang pada Kamis (8/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, BLIMBING -  Polda Jawa Timur bekerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar sosialisasi pencegahan pungutan liar dengan mengumpulkan Camat, Lurah, Unit Pemberatasan Pungli (UPP)  dan Pejabat lain se-Jawa Timur di Hotel Savana, Malang pada Kamis (8/11/2018).

Acara tersebut digelar berdasarkan maraknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi di berbagai daerah di Jawa Timur khususnya Kota Malang.

Kombespol Soetardjo Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Jatim mengatakan, sosialisasi dilakukan untuk menghindari hal-hal seperti pungutan liar (pungli) dan membuat daerah Jawa Timur bersih dari pungli.

"Kita tidak ingin ada lagi OTT terhadap mereka, karena mereka sudah paham apa yang harus dilakukan sebagai seorang pejabat tak boleh menerima atau menarik pungutan di luar yang sudah ditentukan," ucapnya kepada SURYAMALANG.COM pada Kamis (8/11/2018)

Soetardjo mengimbau kepada masayarakat agar melaporkan jika mengetahui tindakan pungli.

"Jika memang menjumpai aparat atau pejabat publik yang melakukan pungli, laporkan saja ke kita. Begitu juga aparat, jangan melakukan pungli," ucapnya

Soetardjo ingin, dana yang dialokasikan benar-benar sampai ke masyarakat, sehingga semua sesuai peruntukan.

Meskipun seringkali terdapat kampanye memberantas pungli, namun memang masih ada saja oknum yang tetap melakukan pungli.

Hal tersebut dijelaskan Soetardjo, karena masih banyak oknum yang masih belum mengerti dan memahami tentang pengabdian terhadap masyarakat.

"Semuanya harus sama-sama menyadari dan menjauh dari perbuatan pungli. Masyarakat kadang mancing dan ingin cari gampang tak mau repot-repot melakukan prosedur dengan menggunakan jasa pungli untuk diberikan kemudahan," ucapnya.

Ia menyebutkan, selama tim Saber Pungli terbentuk, sudah ada 30 lebih kasus yang sudah ditangani dan diproses sampai ke Pengadilan.

Soetardjo berjanji akan terus melakukan sosialisasi terhadap para pejabat dan aparat di Jawa Timur secara bergantian, ini merupakan bagian dari program kerja

"Bentuk penyimpangan yang dilakukan kebanyakan adalah penyimpangan anggaran, dana yang seharusnya untuk pembangunan digunakan untuk kepentingan pribadi, atau dipotong untuk keperluan lain," ucapnya.

Kegiatan sosialiasi pencegahan pungli di Kota Malang merupakan kegiatan kedua yang dilakukan setelah di wilayah Jember.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved