Malang Raya

Untuk Bentuk BUMDes, Desa di Kabupaten Malang Tak Harus Punya Potensi

Desa tidak harus memiliki potensi, seperti pariwisata, untuk membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Untuk Bentuk BUMDes, Desa di Kabupaten Malang Tak Harus Punya Potensi
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malang, Suwaji. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Desa tidak harus memiliki potensi, seperti pariwisata, untuk membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malang, Suwadji menyebutkan ada beberapa jenis usaha alternatif yang bisa dikembangkan BUMDes di desa yang tidak memiliki potensi.

Suwadji mengatakan ada enam klasifikasi jenis usaha BUMDes, yaitu serving, banking, renting, brokering, trading dan holding.

( Baca juga : Ada Calon yang Meninggal, Satu Desa Batal Ikut Serta Pilkades Serentak Kabupaten Malang )

Serving dapat meliputi usaha air minum desa, usaha listrik desa, lumbung pangan, dan sebagainya.

“Sejatinya potensi itu sangat banyak,”Suwadji kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (8/11/2018).

Jenis usaha banking bisa dengan membentuk bank desa, lembaga perkreditan desa, lembaga keuangan mikro desa, unit usaha dana bergulir, dan sejenisnya.

( Baca juga : Usai Kecelakaan, Pria Mojokerto Ini Terancam Masuk Penjara, Barang Seberat 25 Gram Jadi Penyebab )

Lalu jenis usaha renting dapat melalui penyewaan perkakas pesta, gedung pertemuan, rumah toko, tanah, dan sebagainya.

Sedangkan jenis usaha brokering seperti penyedia jasa pembayaran listrik, PAM, telepon, perpanjangan pajak kendaraan bermotor, dan sebagainya.

Jenis usaha trading dapat dengan menjalankan bisnis yang merupakan produk atau barang-barang tertentu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

( Baca juga : Rangkuman Kejadian Jatim Kemarin, Mulai Pria Panjat Tower 72 Meter, sampai 3 Kebakaran di Surabaya )

Sedangkan jenis usaha holding bisa dengan mengorganisir berbagai jenis usaha dari kelompok masyarakat, mulai makanan, kerajinan, kesenian, penginapan, dan sebagainya.

“Makanya desa harus identifikasi dulu. Kalau identifikasinya tidak baik, BUMDes tidak akan jalan,” ucap Suwadji.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved