Tulungagung

VIDEO - Penyelidikan Pasutri Tulungagung yang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya

Seorang bernama Add memberikan kesaksian kalau Senin, 5 November 2018 keduanya masih terlihat di sekitar

VIDEO - Penyelidikan Pasutri Tulungagung yang Ditemukan  Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya
SURYA.co.id | DAVID YOHANES
Polisi melakukan olah TKP di rumah Pasutri di Tulungagung Tewas Diduga Dibunuh (8/11/2018) 

SURYAMALANG.COM | TULUNGAGUNG - Didik Adi Wibowo (56) dan istrinya, Suprihatin (50) ditemukan tak bernyawa di rumahnya.

Kedua warga Dusun Ngingas, Desa/Kecamatan Campurdarat itu diketahui telah tewas petang ini, Kamis (8/11/2018) selepas magrib.

Belum diketahui pasti penyebab kematian pasangan malang tersebut, namun dugaan sementara mengarah pada tindak pembunuhan bila dilihat dari simbahan darah kedua korban.

Wibowo adalah dikenal sebagai seorang pengusaha kayu dan batu yang sudah lama tidak menjalankan usahanya tersebut.

"Tapi sudah lama dia gak aktif, usahanya mundur. Dia sempat mengurus STNK, karena rumahnya kan mepet dengan Samsat (Campurdarat)," ujar Kepala Desa Campurdarat, Dul Jalal.

Semenjak itu, Wibowo beralih membuka jasa pengurusan STNK.

Masih menurut Jalal, di matanya Wibowo bukanlah orang yang bermasalah.

Para tetangga pun dikenal harmonis dengannya.

Oleh sebab itu, harapan Jalal pihak kepolisian bisa mengupas tuntas kasus kematian warganya itu.

Ada pula seorang warga lain bernama Add, yang memberikan kesaksian kalau beberapa hari lalu tepatnya hari Senin, 5 November 2018 keduanya masih terlihat di sekitar.

Halaman
12
Penulis: Insani Ursha Jannati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved