Gresik

Sepekan Uji Coba Parkir Elektronik, Masyarakat Di Pasar Baru Gresik Masih Bingung

Mesin E-parking yang sudah dipasang sebanyak 10 unit di sekitar Pasar Kota Gresik membuat pemilik kendaraan harus antre dan bersabar

Sepekan Uji Coba Parkir Elektronik, Masyarakat Di Pasar Baru Gresik Masih Bingung
suryamalang.com/Sugiyono
Petugas juru parkir Pasar Baru Gresik membayarkan parkir pengguna kendaraan yang akan meninggalkan parkir, 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Masyarakat yang berkunjung di Pasar Kota Gresik heran saat akan meninggalkan lahan parkir. Sebab, tidak lagi ditarik karcis. Namun pemilik kendaraan cukup izin kepada juru parkir (Jukir) untuk digesekkan ke mesin elektronik parkir (E-parking).

Mesin E-parking yang sudah dipasang sebanyak 10 unit di sekitar Pasar Kota Gresik Jalan Samanhudi membuat pemilik kendaraan harus antre dan bersabar untuk menunggu pembayaran parkir.

Seperti yang diungkapkan Adinda Puspita Dewi ,warga Sumari desa Duduksampean mengatakan, pemakaian parkir elektronik masyarakat belum terbiasa. "Kita masih heran. Mesin apa ini dan bagaimana penggunaannya untuk apa," kata Adinda, saat pulang dari Pasar Kota Gresik, Jumat (9/11/2018).

Menurut Adinda yang baru sekali ini melihat mesin parkir elektronik di Pasar Kota Gresik, mengatakan saat ini masyarakat desa belum banyak yang mempunya kartu untuk pembayaran non tunai. Sehingga, dikawatirkan akan semakin membuat masyarakat  tidak nyaman saat di tempat parkir.

"Ini saja masih uji coba dan dilayani petugas parkir. Nanti kalau sudah diberlakukan, maka masyarakat akan antri di depan mesin parkir elektronik," imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, Nanang Setiawan mengatakan, dari uji coba parkir elektronik jumlah pengunjung meningkat. "Saat uji coba jumlah pemarkir terpantau naik signifikan," kata Nanang.

Namun, saat uji coba juga pernah trobel. Tapi dapat segera diatasi oleh petugas yang mengawasi di sekitar mesin parkir elektronik. "Ada trobel sedikit. Misalnya jaringan lemot dan error tapi langsung diatasi oleh petugas," imbuhnya.

Nanang menambahkan, setelah uji coba maka parkir elektronik akan segera diberlakukan dengan menggandeng perbankan yang mempunyai kartu pembayaran non tunai.

"Tetapi karena kartu belum e money, e toll, glazz dan kartu perbankan, sehingga nanti nya masyarkat sendiri yang membayar," imbuhnya.

Namun, saat ini pemberlakuan E-parking masih menunggu peraturan pemerintah daerah dan kerjasama dengan perbankan. "Persiapan Perbup dan perjanjian kerjasama dengan bank. Target kita semoga awal tahun depan sudah siap," katanya. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved