Pasuruan

Dulu Perang, Kini Pejuang Veteran Di Pasuruan Ikut Selamatkan Lingkungan

Para veteran bersama perwakilan PEPABRI, dan pegiat lingkungan melakukan penanaman pohon. Ini bentuk kepedulian mereka terhadap lingkungan.

Dulu Perang, Kini Pejuang Veteran Di Pasuruan Ikut Selamatkan Lingkungan
suryamalang.com/Galih Lintartika
Para veteran, purnawirawan, pegiat lingkungan bersatu menjadi pahlawan lingkungan dengan menanam pohon bersama. 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Puluhan veteran dan anggota Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI) cabang Pasuruan menggelar Upacara untuk memperingati Hari Pahlawan di Kampoeng Si Hijau Pancar Air, Purwosari, Pasuruan, Sabtu (10/11/2018).

Selepas upacara, para veteran yang pernah berjuang memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia (RI), bersama perwakilan PEPABRI, dan pegiat lingkungan melakukan penanaman pohon. Ini bentuk kepedulian mereka terhadap lingkungan.

Selain itu, ada juga pertunjukan teaterikal untuk memperingati Hari Pahlawan kali ini. Sejumlah orang mengenakan pakaian khas zaman perjuangan terlihat bertempuran habis - habisan mengusir penjajah. Ini merupakan replika atau gambaran sekilas tentang perjuangan merebut kemerdekaan di zaman itu.

Ketua Panitia, Sugiharto mengatakan, upacara , teaterikal dan penanaman pohon ini merupakan bentuk penghargaan kepada jasa para pahlawan yang rela bertempur sampai titik darah penghabisan demi merebut kemerdekaan untuk bangsa ini.

"Pertempuran kala itu sangat mencekam. Banyak pahlawan yang tumbang di medan perang. Nah, bagi generasi penerus bangsa wajib hukumnya ikut mengisi dan memperingati Hari Pahlawan. Makanya, kami lakukan hari ini, bentuk penghargaan dan kebanggaan kami," kata Sugiharto.

Ia menjelaskan, pihaknya memang sengaja mengundang para veteran dan angkatan bersenjata yang sudah purnawirawan dari tugasanya. Diharapkan, para veteran dan purnawirawan bisa memberikan motivasi dan masukan kepada generasi muda sekarang.

"Memang sengaja kami undang. Kami ingin pengalaman mereka dan perjuangan mereka menjadi contoh yang baik bagi kami generasi penerus bangsa. Hidup pahlawan, kami bangga dengan heroiknya para pahlawan di zaman itu," terangnya.

Dijelaskan Sugiharto, implementasi pahlawan masa kini, bukan sosok yang berperang melawan penjajah. Artinya, kata dia, kalau zaman sekarang, perang sudah tidak ada. Tapi, bukan berarti tidak ada pahlawan masa kini. Itu tetap masih ada.

"Kalau sekarang pahlawan tidak perang. Kami menanam pohon bersama ini, bukan suatu yang berlebihan jika disebut sebagai pahlawan. Kami peduli terhadap lingkungan, dan kami peduli akan kelangsungan hidup anak dan cucu kami di masa yang akan datang," tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Pasuruan, Udik Djanuantoro. Kepada suryamalang.com, Udik menyebut, kalau sekarang pahlawan tidak perang. Tapi, peduli akan lingkungan merupakan bentuk pahlawan lingkungan. Sama halnya dengan apa yang dilakukannya dk gedung dewan.

"Di sini, kami bersama - sama menjadi pahlawan lingkungan karena kami peduli terhadap ancaman kerusakan lingkungan di masa datang. di gedung dewan, saya berjuang untuk masyarakat Pasuruan untuk mendapatkan hak kelayakan hidup. Apapun itu. Selamat hari pahlawan," pungkas Udik. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved