Madiun

Jabat Wadirlantas Polda Metro Jaya, AKBP I Made Agus Prasatya Wariskan BREM Kamtibmas Madiun

Ada banyak inovasi yang digagas oleh Made. Satu di antaranya, Program Bhayangkara Respon Empati Modern (BREM) Kamtibmas Polres Madiun.

Jabat Wadirlantas Polda Metro Jaya, AKBP I Made Agus Prasatya Wariskan BREM Kamtibmas Madiun
suryamalang.com/Rahadian Bagus
Tradisi reog meriahkan acara pisah sambut Kapolres Madiun, AKBP I Made Agus yang digantikan oleh AKBP Ruruh Wicaksono. 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Halaman depan Mapolres Madiun tampak ramai, Sabtu (10/11/2018) pagi. Belasan penari berpakaian warna-warni tampak membawa bendera merah putih, berdiri berjejer di halaman depan Mapolres Madiun.

Tampak karpet merah dibentangkan, mulai dari pintu masuk Mapolres Madiun hingga halaman depan rumah dinas dan ruangan Kapolres Madiun. Sejumlah perwira pertama tampak berjejer membawa pedang, siap untuk melaksanakan upacara tradisi pedang pora.

Di depan pintu gerbang masuk, Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya dan istrinya Yani Made Agus, tampak menunggu kedatangan AKBP Ruruh Wicaksono. Beberapa menit kemudian, AKBP Ruruh Wicaksono dan istrinya tiba di Mapolres Madiun.

AKBP I Made Agus Prasatya kemudian segera menyambut dan mengalungkan bunga kepada AKBP Ruruh Wicaksono. Sementara istrinya, Yani Made Agus, menyerahkan karangan bunga kepada istri AKBP Ruruh Wicaksono.

Hari itu merupakan hari terakhir AKBP I Made Agus Prasatya menjabat sebagai Kapolres Madiun. Made sudah menjabat Kapolres Madiun kurang lebih dua tahun, sejak Desember 2016.

AKBP I Made Agus Prasatya telah diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadirlantas Polda Metro Jaya dan digantikan AKBP Ruruh Wicaksono yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit II Ditreskrimum Polda Jatim.

"Tongkat estafet sudah saya serahkan kepada AKBP Ruruh Wicaksono. Saya yakin di bawah kepemimpinannya, Kabupaten Madiun akan lebih baik dan kondusif," kata Made kepada wartawan.

Selama memimpin Polres Madiun, ada banyak inovasi yang digagas oleh Made. Satu di antaranya, Program Bhayangkara Respon Empati Modern (BREM) Kamtibmas Polres Madiun yang mendapat penghargaan Top 99 sistem informasi inovasi pelayanan publik (sinovik) 2018 dari Kemenpan-RB.

Program Polres Madiun Brem Kamtibmas terpilih sebagi program unggul dan berhasil masuk Top 99 mengalahkan 2842 program dari instansi pelayanan publik seluruh Indonesia, baik tingkat kementerian maupun lembaga lainnya.

BREM Kamtibmas unggul dengan programnya berupa upaya proaktif Polres Madiun menyelesaikan permasalahan kamtibmas dan kamseltibcar lantas. Di antaranya keberhasilan Polres Madiun menangani konflik antar perguruan silat.

Made berharap, Kapolres Madiun berikutnya juga dapat meneruskan program yang sudah berhasil mewujudkan Kabupaten Madiun yang aman dan kondusif.

"Brem Kamtibmas, sudah mencapai level tertinggi Top 99. Dan nanti kapolres yang baru akan melanjutkan," katanya.

Sementara itu, AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, sebagai kapolres baru, dirinya akan mempelajari kasus apa saja yang masih belum selesai, serta akan meneruskan program Polres Madiun yang sudah berjalan dengan baik.

"Saya akan mempelajari dulu, kasus yang menjadi tanggungan kami, kemudian program yang baik dari beliau akan kami tindak lanjuti, tentunya dengan dukungan dari rekan-rekan media, apalagi ini pergantian tahun, tahun politik, tolong dibantu untuk menjaga kondusifitas di wilayah Madiun," tuturnya. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved