Pilpres

Gerindra Jatim: Sandiaga Uno Diwakafkan Demi Elektabilitas Parpol Koalisi

Gerindra mempersilahkan kepada partai koalisi untuk memaksimalkan potensi popularitas dan elektabilitas Sandiaga.

Gerindra Jatim: Sandiaga Uno Diwakafkan Demi Elektabilitas Parpol Koalisi
surya malang/Bobby Constantine Koloway
Calon Wakil Presiden Republik Indonesia, Sandiaga Uno melakukan kunjungan di Surabaya, Kamis (27/9/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Jatim memastikan bahwa partai koalisi pengusung pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tetap  menerima efek ikutan (coattail effect) di pilpres. Adanya sosok Sandiaga sebagai Cawapres diyakini akan memberikan dampak positif terhadap partai koalisi.

"Gerindra telah 'mewakafkan' Sandiaga Uno untuk partai-partai koalisi," kata Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim, Hendro Tri Subiantoro kepada Tribunnews Network di Surabaya, Rabu (14/11/2018).

Untuk diketahui, sebelum mendaftar sebagai Cawapres, Sandiaga memang seorang kader Gerindra. Terakhir, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra sebelum akhirnya mengundurkan diri karena mengikuti pendaftraan Cawapres.

Keluarnya Sandiaga dari Gerindra juga agar pasangan Prabowo-Sandi dapat diterima oleh parpol koalisi yang lain, di antaranya PKS, PAN, Demokrat, hinga Berkarya. Oleh karenanya, Hendro mengatakan, Gerindra mempersilahkan kepada partai koalisi untuk memaksimalkan potensi popularitas dan elektabilitas Sandiaga.

Beberapa partai pun dinilai telah melakukan hal tersebut. Misalnya PAN bersama Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan yang telah bersafari hampir di setengah provinsi Jawa Timur. "Mas Sandiaga baru saja merampungkan safari di beberapa kabupaten di Jatim bersama Pak Zulhas dan Kader PAN," kata Hendro.

Belum lagi dengan beberapa materi dan ikon kampanye dari Sandiaga yang juga sangat menguntungkan partai koalisi. Misalnya, warna biru muda yang juga warna ikonik PAN dan Demokrat, juga sering dipakai di dalam beberapa ikon kampanye Sandiaga.

"Sosok Sandiaga Uno, yang kini lekat dengan emak emak dan kaum millenial, menjadi potensi pemilih yang bisa digaet oleh partai koalisi pendukung Prabowo-Sandi," kata Henro yang juga Ketua Bidang Penggalangan dan Relawan Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi di Jatim ini.

Meskipun demikian, Hendro tak memungkiri bahwa Partai Gerindra memiliki efek ikutan terbesar dibanding parpol koalisi lainnya. "Menjadi kewajaran popularitas dan elektabilitas kandidat presiden/wapres akan menyeret juga keterpilihan partai pengusungnya. Teorinya memang begitu," kata Hendro yang juga Caleg DPRD Jatim ini.

Namun, sekali lagi Hendro menegaskan bahwa bukan hanya partainya yang mendapat efek posoitif tersebut. "Kalau di untung kan, iya. Tapi partai pengusung lainnya juga sangat terbuka untuk mendapatkan effect kepopuleran kandidat," tandas Hendro.

"Partai pengusung dituntut untuk kreatif dalam strategi marketing politiknya. Tujuannya, agar bisa mendapatkan coattail effect dari calon presiden dan wapresnya," pungkas caleg dari Dapil Surabaya ini 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved