Bisnis

Kemtan Bakal Memperbesar Impor Sapi Indukan Dari Australia

Langkah itu wujud investasi dan pondasi yang ditanamkan pemerintah sebagai komitmen dalam mewujudkan swasembada daging sapi.

Kemtan Bakal Memperbesar Impor Sapi Indukan Dari Australia
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Peternakan sapi di Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM,  JAKARTA - Dalam rangka mempercepat peningkatan populasi sapi di dalam negeri, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) akan menambah sapi indukan impor dari Australia.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Sugiono mengatakan, langkah ini wujud investasi dan pondasi yang ditanamkan pemerintah sebagai komitmen dalam mewujudkan swasembada daging sapi.

“Melalui upaya ini kita harapkan akan terjadi penambahan sumber produksi sebagai pengerak peningkatan populasi dua tahun yang akan datang, sekaligus bertambahnya usaha berskala bisnis untuk ternak itu sendiri," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (16/11).

Menurutnya, Kementerian Pertanian pada tahun 2015-2016 telah melakukan importasi sapi indukan sebanyak 6.323 ekor yang didistribusikan ke 229 kelompok di 48 kabupaten/kota pada 4 propinsi yaitu: Aceh, Sumatra Utara, Riau, dan Kalimantan Timur. Kemudian pada November 2018 telah terjadi peningkatan populasi sebesar 17,65 % atau meningkat menjadi 7.439 ekor, sehingga ada penambahan populasi sebanyak 1.116 ekor.

Selain penambahan sapi indukan impor, pemerintah juga telah berupaya untuk meningkatkan pembiayaan di sub sektor peternakan khususnya sapi, diantaranya dengan memperbesar alokasi anggaran untuk peternakan sapi, yang sejak tahun 2017 hingga saat ini alokasi APBN difokuskan pada Upsus Siwab (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting) yang bertujuan untuk mempercepat peningkatan populasi sapi di tingkat peternak.

Menurutnya, esensi pengembangan sapi potong saat ini adalah mengubah pola pikir petani ternak kita, yang cara beternaknya selama ini masih bersifat sambilan, menuju ke arah profit dan menguntungkan bagi dirinya.

Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved