Pemilu

Partai Nasdem Memasang Target Empat Kursi DPRD Di Trenggalek

Cara berpolitik yang bertentangan dengan budaya politik secara umum ini awalnya ada resistensi dari internal partai.

Partai Nasdem Memasang Target Empat Kursi DPRD Di Trenggalek
suryamalang.com/David Yohanes
Ketua DPW Partai NasDem Jatim, Sri Sayekti Soedjunadi berbicara dalam silaturahmi dengan insan pers Kabupaten Trenggalek, Jumat (16/11/2018). 

 SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Timur Partai Nasional Demokrat (NasDem) menggelar silaturahmi ke Kabupaten Trenggalek, Jumat (16/11/2018). Silaturahmi ini adalah yang ke-13 di seluruh wilayah wilayah Jawa Timur.

Ketua DPW NasDen Jatim, Sri Sayekti Soedjunadi yang akrab dipanggil Bunda Jeanette mengatakan, Pemilu 2019 adalah momentum penting untuk perjalanan bangsa. Hasil pemilu seharusnya bukan sekedar rutinitas pergantian kekuasaan, namun harus ada kemajuan. Karena itu Jeanette fokus internal partai, untuk menghasilkan anggora dewan berkompeten.

"Gerakan perubahan akan lebih kongkrit, jika NasDem mendapatkan mayoritas anggota dewan. Dengan begitu NasDem lebih mudah mengaplikasikan restorasi Indonesia," ujar Jeanette.

Lanjutnya, NasDem menawarkan cara berpolitik yang baru yang disebut politik tanpa mahar. Cara berpolitik yang bertentangan dengan budaya politik secara umum ini awalnya ada resistensi dari internal partai. Namun NasDem konsisten dengan prinsip tersebut.

Saat ini gaung gerakan perubahan belum NasDem memang diakui belum dirasakan secara luas. Salah satu alasannya memang anggota dewan dari NasDem masih sedikit.

"Hukum pasar baru harus diciptakan. Jika NasDem mendapat suara mayoritas, kami lebih gampang menawarkan perubahan," tegas Jeanette.

Lebih jauh, Jeanette mengataka, NasDem mengedepankan proses. janette menggambarkan, NasDem ingin menanam pohon yang mengakar kuat dan menghasilkan buah yang bisa dinikmati semua orang. Karena itu butuh proses panjang agar pohon ini tumbuh dan berbuah lebat.

"Ada teori ekor jas, kalau ingin perolehan suara partai melesat, jadikan pimpinan partai tokoh pemerintahan. Tapi kami memilih menguatkan sistem dan menguatkan kultur," paparnya.

Politik tanpa mahar ini membuat postur calon legislatif dari NasDem lebih berwarna. Ada yang dari tukang sapu, tukang ojek, tukang pos, hingga mantan pejabat penting. Khusus di Kabupaten Trenggalek, banyak caleg dari kalangan nelayan.

Sebelumnya NasDem gagal mendapatkan kursi di DPRD Trenggalek, pada Pemilu 2014 silam. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD ) NasDem Trenggalek, Pujihandi mengatakan, target Pemilu 2019, NasDem mendapatkan 4 kursi.

"Kami menargetkan satu dapil mendapatkan satu kursi. Dengan empat dapil, jadi kami memasang target empat kursi," terang Pujihandi.

Penulis: David Yohanes
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved