Surabaya

Pemkot Surabaya Libatkan TP4D Kejati Jatim untuk Kawal Proyek Terminal Joyoboyo Rp 195 Miliar

Dengan keterlibatan TP4D, Kejati Jatim berharap penggunaan uang Rp 195 miliar oleh Pemkot Surabaya, tak terjadi penyimpangan.

Pemkot Surabaya Libatkan TP4D Kejati Jatim untuk Kawal Proyek Terminal Joyoboyo Rp 195 Miliar
Jembatan Joyoboyo ini akan menjadi salah satu solusi mengurai kemacetan di Wonokromo ke arah Terminal Joyoboyo, Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menerjunkan Tim Pengawal dan Pengaman Pembangunan Pemerintah Daerah (TP4D) untuk memantau pembangunan Terminal Joyoboyo, Surabaya.

Mereka memantau untuk mencegah penyelewengan dana dan pelanggaran administrasi,

TP4D sengaja dilibatkan sedari awal dalam mendampingi proyek pembangunan Terminal Joyoboyo.

Kasi Penkum Kejati Jatim, Richard Marpaung, mengatakan, keterlibatan TP4D Kejati Jatim pasca diminta satuan kerja (satker) pelaksana proyek.

Permintaan itu, untuk memberikan pendampingan hukum.

"Biar tak terjadi penyelewengan, mereka lapor ke tim progesnya, sampai mana secara berkala, awalnya Satker yang minta TP4D untuk memberikan pendampingan hukum," beber Richard, Minggu (18/11/2018).

Richard menambahkan, dengan keterlibatan TP4D, Kejati Jatim berharap penggunaan uang negara senilai Rp 195 miliar dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, tak terjadi penyimpangan.

Kata Richard, TP4D berperan memberikan pendampingan hukum, mulai dari jasa, pengelolaan keuangan negara, perencanaan, pelelangan, pelaksana pekerjaan, perizinan, sampai tahap pengadaan barang.

Nantinya, mereka akan meminta dan mengingatkan beragam pelaksanaan proyek.

Bahkan, akan meminta untuk memperbaiki bilamana ditemui kekeliruan di setiap tahap yang tengah berlangsung.

Halaman
12
Tags
Surabaya
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved