Malang Raya
Si Jago Merah Lalap Kontrakan Mahasiswa Universitas Brawijaya di Jalan Panjaitan Dalam, Kota Malang
Si Jago Merah Lalap Kontrakan Mahasiswa Universitas Brawijaya di Jalan Panjaitan Dalam, Kota Malang
Penulis: Hayu Yudha Prabowo | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Fahmi dan Sobi, dua mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang masih lemas terduduk pada sebuah warung yang terpaut empat rumah dari kontraknya yang terbakar di Jalan Panjaitan Dalam No 10, Kota Malang, Minggu (18/11/2018).
Saat terjadi kebakaran, mereka yang menempati satu kamar kontrakan di lantai 2 bagian belakang sedang tidur, juga seluruh penghuni kontrakan yang tidak keluar rumah.
Adalah Roihan, salah seorang penghuni kontrakan yang baru tiba dan membangunkan mereka.
Mahasiswa asal Bogor, Fahmi menjelaskan, sebelum kebakaran terjadi dia dan Sobi tidur di kamar sekitar jam 11.00 WIB.
"Hari libur, kami tidur di kamar kontrakan, lalu pintu kamar kami digedor-gedor oleh Roihan, " ungkapnya pada SURYAMALANG.COM.
Setelah mendengar pintu kamar digedor dan diteriaki untuk bangun karena ada kebakaran, mereka langsung berlari keluar rumah tanpa sempat menyelamatkan barang dan dokumen mereka.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Jose Bello yang memimpin pemadaman kebakaran menjelaskan kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik pada peralatan listrik di kamar tengah lantai 2.
"Kebakaran diduga akibat korsleting listrik rice cooker di kamar kontrakan," katanya.
Dia menambahkan dalam pemadaman kebakaran rumah yang kerugiannya ditaksir mencapai Rp 200 juta itu menerjunkan lima unit mobil PMK.
"Pemadaman memakan waktu 20 menit, yang lama proses pendinginannya," pungkasnya.
Dari pantauan SURYAMALANG.COM, upaya pemadaman kebakaran rumah kontrakan yang dihuni 14 mahasiswa di wilayah padat penduduk ini menjadi tontonan warga sekitar.
Bahkan untuk memperlancar mobil PMK, pihak kepolisian menutup satu jalur jalan M Panjaitan dari arah timur ke barat.