Bisnis

BPJS Kesehatan Kembali Terima Bantuan Dana Untuk Lunasi Hutang Jatuh Tempo Rp 5,6 Triliun

BPJS Kesehatan akan kembali mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 5,6 triliun untuk melunasi tunggakan-tunggakan di rumah sakit.

BPJS Kesehatan Kembali Terima Bantuan Dana Untuk Lunasi Hutang Jatuh Tempo Rp 5,6 Triliun
suryamalang.com/Sulvi Sofiana
Dirut BPJS Kesehatan, Fachmi Idris 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendapatkan suntikan dana kembali untuk menutup tunggakan ke rumah sakit mitra.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengungkapkan, pihaknya telah menggelar rapat dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dan pihak terkait lainnya terkait tunggakan-tunggakan yang belum dibayarkan ke rumah sakit yang bekerja sama.

Rapat tersebut menghasilkan review kedua, dimana BPJS Kesehatan akan kembali mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 5,6 triliun untuk melunasi tunggakan-tunggakan tersebut.

"Jadi hasil review kedua yang baru bersifat sementara itu adalah sudah diputuskan pemerintah akan menyuntik lagi dana subsidi Rp 5,6 triliun. Jadi ini akan segera berproses untuk membayar tagihan rumah sakit yang jatuh tempo," kata Fahmi ditemui di Universitas Airlangga Surabaya, Senin (26/11/2018).

Fahmi menjelaskan, review kedua tersebut merupakan lanjutan dari pertama yang dihasilkan sekitar dua bulan lalu. Dimana saat itu hasil review pertama memutuskan pemerintah menyuntik dana tambahan Rp 4,9 triliun, yang itu sudah dibayarkan kepada rumah sakit yang ditunggak, hanya saja belum melunasi semua tunggakan.

Terkait suntikan dana tambahan tersebut, lanjut Fahmi, BPJS Kesejatan sudah mengirimkan surat ke Kemenkeu terkait proses administratif pencairan dana tersebut. Proses administratif tersebut terkait penggunaan dana pemerintah yang besar itu.

Fahmi berjanji, begitu suntikan dana tambahan tersebut cair, pihaknya akan segera mengoptimalkannya untuk membayar tunggakan-tunggakan rumah sakit beserta denda-denda yang sesuai ketentuan. Dana tersebut akan segera didistribusikan ke rumah sakit seluruh Indonesia sesuai dengan tagihan-tagihan masuk yang sudah diverifikasi.

"Kami mohon kepada rumah sakit untuk tetap melayani dengan baik. Komitmen ini komitmen kami bersama unuk tetap menjaga program ini tetap berkelanjutan," ujar Fahmi.

Penulis: sulvi sofiana
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved