Nasional

Maskuri Pria Asal Brebes Potong Kelaminnya Pakai Golok, Ternyata Ada Bagian Lain yang Ikut Terpotong

Fakta-fakta Maskuri, pria asa Brebes yang potong kelaminnya sendiri, ternyata ada bagian lain yang ikut terpotong

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: eko darmoko
suryamalang/ tribun
Maskuri, pria Brebes yang potong kelamin 

SURYAMALANG.com – Baru-baru ini tengah ramai pemberitaan tentang Maskuri (36), pria asal Brebes yang potong kelaminnya sendiri.

Maskuri disebut memotong kelaminnya sendiri dengan menggunakan golok di kamar mandi rumahnya, Desa Siasem, Kecamatan Wanasari, Brebes, Jawa Tengah.

Maskuri diketahui memotong kelaminnya sendiri pada hari Rabu 21 November 2018 kemarin.

Tak hanya memotong kelaminnya saja, namun 3 jari Maskuri yang digunakan untuk memegang kelaminnya juga ikut terpotong.

Berikut fakta-fakta lengkap tentang Maskuri yang berhasil dikumpulkan SURYAMALANG dari berbagai sumber.

Baca: Dinas Perdagangan Kota Malang Antisipasi Banjir Di Pasar Rakyat

Baca: Inspektorat Kabupaten Malang Terima 52 Berkas Perceraian ASN

1.       Menggunakan Golok

Maskuri diketahui menggunakan golok untuk memotong kelaminnya sendiri.

Melansir dari Tribun Jateng, Maskuri tidak menunjukan gejala mencurigakan sebelumnya, dan masuk ke kamar mandi rumahnya dengan membawa golok dari dapur.

Sang istri, Warkonah (32) mengaku terkejut kala menyadari ada banyak darah di dapur.

“Pulang pasar saya ke dapur buat masak dan menyalakan kompor.”

“Tapi suami saya menyuruh saya untuk keluar, tadinya saya nggak mau.”

“Setelah keluar sebentar, saya balik lagi teringat kompor belum dimatikan, saya lihat di dapur banyak darah,” ungkap Warkonah saat ditemui tim Tribun Jateng di Rumah Sakit Bakti Asih.

Baca: Musim Depan, Milan Petrovic Ingin Arema FC Datangkan Pemain Berpengalaman 

Baca: Bek Arema FC & Kiper Borneo FC Hanya Jadi Penghangat Bangku Cadangan Timnas di Piala AFF 2018

2.       Sempat Bengong usai potong kelamin

Diungkapkan oleh sang istri, Maskuri tidak berteriak kesakitan tapi justru malah terdiam dalam posisi berjongkok.

“Kalau orang biasa mungkin teriak kesakitan.”

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved