Kota Batu

Gagal Panen, Petani Padi Kota Batu Jual Serabut Padi ke Peternak

Petani di Pendem, Kota Batu kembali mengalami gagal panen. Gagal panen yang dialami petani setiap tahun ini karena terlambatnya irigasi di lahan padi

Gagal Panen, Petani Padi Kota Batu Jual Serabut Padi ke Peternak
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Lahan padi di Desa Pendem, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU – Petani di Pendem, Kota Batu kembali mengalami gagal panen.

Gagal panen yang dialami petani setiap tahun ini karena terlambatnya irigasi di lahan padi.

“Saat musim kemarau, lahannya kurang air. Jadi ketika musim hujan, gagal panen,” kata Muji, seorang petani kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (28/11/2018).

( Baca juga : Warga Miskin di Kabupaten Malang Akan Dilindungi BPJD Pakai Dana APBD 2019 )

Biasanya setiap petani dapat 8 ton padi pada musim panen.

Karena gagal panen, petani hanya mendapat 1 ton padi.

Akhirnya petani memotong padi, dan dijual ke peternak.

( Baca juga : Pengadilan Agama Kota Malang Sosialisasi E-Court, Tahap Awal Advokat Diuntungkan )

“Kami sudah mengeluh ke Pemkot Batu. Tapi sampai sekarang tidak ada tindakan apapun,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Batu, Sugeng Pramono menyatakan musim peralihan memang sering terjadi gagal panen.

“Tidak hanya padi. Tetapi juga apel, mawar, dan sebagainya.”

( Baca juga : KPK Terus Dalami Kasus Suap Dan Gratifikasi DAK 2011 Kabupaten Malang )

“Kami tetap ada memberi bantuan kepada petani melalui kelompok tani,” kata Sugeng.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved