Kota Batu

Krisis Air, Desak Warga Buat Wadah Tampungan Air Hujan

Setiap tahun masyarakat selalu menghadapi permasalahan yang sama, baik saat musim hujan ataupun musim kemarau.

Krisis Air, Desak Warga Buat Wadah Tampungan Air Hujan
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Sidang Pleno Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Brantas ke IV, di Royal Orchid, Kamis (29/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Setiap tahun masyarakat selalu menghadapi permasalahan yang sama, baik saat musim hujan ataupun musim kemarau.

Ketua Komisi Konservasi TKPSDA WS Brantas, MH Hudin Al Sonny YPE menyebutkan jika musim kemarau mengalami kekeringan, dan jika musim hujan mengalami banjir.

Hal seperti itu sudah tidak seharusnya dialami lagi.

Dengan begitu masyarakat masih belum mengerti dan memahami tentang pemanfaatan air.

Sehingga saat ini masyarakat kembali mengalami krisis air, terutama didaerah hilir.

Hudin menyebutkan semisal di Sidoarjo yang kekurangan air dari Sungai Brantas.

“Ini karena masyarakat gagal paham, dan tidak peduli kepada air. Padahal air itu sangat penting bagi kehidupan, ya buat mandi, minum, cuci, dan lainnya.”

“Nah saat ini sudah bukam saatnya saling menyalahkan, tetapi kami meminta masyarakat agar setiap rumah memiliki wadah untuk air hujan,” ungkap Hudin dalam Sidang Pleno Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Brantas ke IV, di Royal Orchid, Kamis (29/11/2018).

Tempat untuk air itu bisa seperti membuat sumur resapan, atau yang paling mudah dan tidak mengeluarkan banyak anggaran membuat joglangan atau kubangan air.

Menurutnya, joglangan merupakan cara paling mudah yang bisa dibuat di setiap rumah.

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved