Malang Raya

Menhub ke Kampus UMM, Sebut Lion Air PK-LQP Laik Terbang

Budi Karya Sumadi mengatakan terjadi salah pengertian di KNKT terkait layak atau tidaknya pesawat Lion Air Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang.

Menhub ke Kampus UMM, Sebut Lion Air PK-LQP Laik Terbang
UMM
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat berada di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jumat (30/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJENMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan terjadi salah pengertian di KNKT terkait layak atau tidaknya pesawat Lion Air Air PK-LQP yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober 2018. Namun salah paham itu segera dikoreksi oleh pihak KNKT. Budi pun menegaskan kalau pesawat laik terbang.

"Jadi saya juga mengikuti apa yang direkomendasikan KNKT. Menurut KNKT, hari pertama itu salah pengertian. Pada dasarnya, sejauh ini penerbangan itu laik. Itu koreksi dari KNKT,” ujar Budi usai menghadiri talkshow di kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jumat (30/11/2018).

Budi menegaskan tidak menambahi atau mengurangi informasi yang ia dapat. Ia pun tidak ingin memunculkan kegaduhan terkait simpang siurnya informasi yang beredar.

“Yang kemarin itu salah persepsi karena secara tertulis tidak ada yang menyatakan tidak laik,” tegasnya.

Di sisi lain, ia mengatakan sejauh ini tim di lapangan masih melakukan proses pencarian cockpit data recorder (CDR). Masih ada waktu lima bulan lagi sebagai upaya mencari hasil yang sebenarnya. Pemerintah pun mendatangkan kapal dari Singapura yang memiliki kecanggihan sebagai upaya menemukan CDR.

“Kami mencari CDR yang ada. Ada satu kapal dari Singapura yang memiliki kehandalan. Saya berharap dalam waktu seminggu ditemukan. Kalau ketemu akurasi tentang berbagai fakta lebih tinggi,” terangnya.

Pesawat dengan tipe Boeing 737 MAX 8 milik Lion Air mengalami kecelakaan di  perairan Karawangan, jawa Barat 29 Oktober 2018 lalu. Pesawat dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 06.33 WIB. 

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved