Kabar Jakarta
Pertamina Kaji Penurunan Harga BBM Non Subsidi, Ikuti Harga Minyak Dunia
Memang sudah ada pembicaraan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tapi sampai saat ini Pertamina masih dalam tahap evaluasi.
SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi dikabarkan akan turun mulai pekan depan. Kondisi ini diklaim lantaran mengikuti tren harga minyak dunia yang memang cenderung turun dalam beberapa waktu terakhir.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Adiatma Sardjito menjelaskan, memang sudah ada pembicaraan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tapi sampai saat ini Pertamina masih dalam tahap evaluasi.
"Sedang kita evaluasi. Memang untuk BBK (bahan bakar Khusus) non subsidi kami seperti Pertamax itu dipasarkan menyesuaikan harga minyak dunia, jadi acuan harganya pun melihat dari itu," ujar Adiatma, saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (29/11/2018).
Adiatma menjelaskan, bila sampai saat ini semua proses penurunan masih dalam pembahasan internal. Kondisi ini diperlukan untuk mempelajari perubahan tren minyak dunia yang berguna sebagai acuan harga, serta kapan mulai diterapkan.
Lebih lanjut Adiatma menjelaskan, intinya Pertamina mengikut regulasi yang berlaku, Pertamina pun selalu melakukan evaluasi tren minyak dunia tiap tiga bulan sekali, karena itu bukan berarti penurunan harga bisa langsung ditetapkan secepat mungkin.
"Saat harga minyak naik, kita juga tidak langsung naik, ada evaluasi dulu. Kalau masalah turun pasti lah, karena kami berdasarkan minyak dunia, tapi kapannya kita belum pastikan. Kementerian memberikan waktu, mulai minggu depan atau paling lambat Januari 2019," tutur Adiatma.