Malang Raya

Wali Kota Malang Rencanakan Tempat Parkir Vertikal di Kayutangan

Untuk Kota Malang akan terpusat di daerah Kayu Tangan yang rencananya memang dibangun sebagai kawasan heritage.

Wali Kota Malang Rencanakan Tempat Parkir Vertikal di Kayutangan
benni indo
Wali Kota Malang Sutiaji. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN -  Pemkot Malang mengeluarkan wacana tempat parkir terpadu atau central parking. Wacana itu disampaikan Walikota Malang Sutiaji sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan di Kota Malang.

Politisi Demokrat itu menjelaskan, konsep Central Parking tersebut sudah menjadi pembicaraan serius. Belum lama ini, ia dan tim sudah melakukan kunjungan ke Jakarta untuk melihat langsung konsep parkir vertikal. Karena rencananya, Kota Malang akan menerapkan central parking berbentuk vertikal.

"Saya tanyakan kepada ahlinya, dan katanya konsep vertikal itu bisa dilaksanakan tapi berat diongkos pemeliharaan. Maka di sana buat yang manual bukan yang menggunakan mesin," katanya.

Parkir memang menjadi salah satu konsentrasi utama Pemerintah Kota Malang. Selain dinilai menjadi penyumbang kemacetan, penataan parkir di pinggir jalan dinilai sangat menganggu nilai estetika.

Menurutnya, central parking tersebut akan dibuat seperti yang ada di kawasan Malioboro, Yogyakarta.

Untuk Kota Malang akan terpusat di daerah Kayutangan yang rencananya memang dibangun sebagai kawasan heritage untuk menarik wisatawan berkunjung lebih banyak lagi.

Terdapat dua kawasan untuk central parking.Keduanya adalah lahan eks Gedung Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang di Jalan Majapahit dan areal parkir di Mall Ramayana. Untuk eks Gedung Dinas Lingkungan Hidup akan dibuat vertikal parkir. Sementara untuk Mall Ramayana akan dibuat di area ke bawah.

"Kalau eks Ramayana sepertinya nanti akan lebih banyak diperuntukkan bagi pengunjung saja," imbuhnya.

Sutiaji memang tengah getol mewacanakan renovasi di kawasan Kayu Tangan untuk tujuan wisata. Keberadaan central parking itu pun dia harapkan mampu mempermudah akses wisatawan saat menikmati kawasan heritage tersebut.

Kawasan Kayu Tangan dan sekitarnya ada banyak bangunan bersejarah yang dapat dinikmati dan wajahnya akan dikembalikan seperti semula, sesuai bentuk awalnya. Belum lama ini, Sutiaji mengatakan kalau kawasan tersebut juga diharapkan sudah berbasis IT dan transaksi menggunakan e-money. Pemkot Malang juga akan menyediakan free WiFi.

Trotoar di kawasan tersebut juga akan diperlebar lagi sehingga para pejalan kaki lebih nyaman saat berjalan di kawasan tersebut. 

Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved