PSMS Medan vs Persebaya Surabaya

Komentar Eks Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman soal Isu Pengaturan Skor yang Lagi Heboh

Isu pengaturan skor ikut ditanggapi Pelatih Persebaya Surabaya yang juga eks pelatih Persib Bandung, Djajang Nurdjaman

Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM
Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman, memimpin latihan di Lapangan Karanggayam Surabaya, Rabu (5/9/2018). 

SURYAMALANG.com, Medan - Isu pengaturan skor ikut ditanggapi Pelatih Persebaya Surabaya yang juga eks pelatih Persib Bandung, Djajang Nurdjaman jelang laga melawan PSMS Medan, Sabtu 1 Desember 2018.

Dalam wawancara dengan Tribun Medan (Grup SURYAMALANG.com), Djajang Nurdjaman menuturkan banyak hal terkait isu tersebut.

"Saya baharap pertandingannya fair. Apalagi ini jadi sorotan, jangan sampai terjadi lagi. Wasit dalam hal ini, kasian sepak bola indonesia."

"Masyarakat lagi betul-betul memperhatikan kita. Semua yang saya bawa bisa main, yang saya pilih dari akhir-akhir ini."

"Saya punya target 3 point, menang 4 pertandingan meningkatkan percaya diri pemain."

"Saya ga pernah puas, saya pernah kalah, saya ingin menebus itu."

"Harapannya, setiap kesempatan harus diperjuangkan dengan maksimalkan, kita masih bisa berjuang," kata Djajang Nurdjaman saat itu.

Pria yang juga pernah melatih PSMS dan Persib Bandung ini juga menyatakan tak bakal main mata pada pertandingan esok.

Dia menyatakan akan memberikan yang terbaik demi nilai-nilai sportivitas dan hasil maksimal bagi Persebaya.

Laga pekan ke-33 antara PSMS Medan kontra Persebaya Surabaya sendiri akan dihelat di Stadion Teladan, Medan.

Pertandingan yang dilangsungkan pada Sabtu (1/12/2018) itu amat krusial bagi Ayam Kinantan.

Mereka butuh tiga poin agar terhindar dari zona degradasi.

Diketahui sebelumnya, sebuah acara gelar wicara di salah satu stasiun televisi swasta nasional berhasil mengungkap kasus pengaturan skor yang terjadi di sepak bola Indonesia.

Dalam acara Mata Najwa di stasiun Trans7, Rabu (28/11/2018), dikuak bagaimana kejahatan yang mencederai nilai-nilai sportivitas itu, ternyata, telah mengakar secara dalam.

Mafia-mafia pengaturan skor tak hanya mengangkangi wasit, pemain, pelatih, atau manajemen sebuah tim.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved