Kabar Blitar

Puluhan Remaja di Kota Blitar Terjaring Razia saat Pesta Minuman Keras

Petugas Satpol PP Kota Blitar kembali menjaring puluhan remaja yang sedang pesta minuman keras (miras) saat menggelar razia, Sabtu (1/12/2018) malam

Puluhan Remaja di Kota Blitar Terjaring Razia saat Pesta Minuman Keras
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Puluhan remaja yang terjaring razia saat pesta miras dikumpulkan di markas Satpol PP Kota Blitar, Sabtu (1/12/2018) malam. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Petugas Satpol PP Kota Blitar kembali menjaring puluhan remaja yang sedang pesta minuman keras (miras) saat menggelar razia, Sabtu (1/12/2018) malam.

Petugas menggiring puluhan remaja yang rata-rata dalam kondisi mabuk itu ke markas Satpol PP.

"Ada 54 remaja yang kami bawa ke kantor. Mereka rata-rata dalam kondisi mabuk," kata Plt Kepala Satpol PP Kota Blitar, Juari, Minggu (2/12/2018).

Dari 54 remaja yang terjaring razia itu yang berusia di bawah 18 tahun ada 35 anak dan yang berusia di atas 18 tahun ada 20 orang. Remaja yang berusia di bawah 18 tahun sebagian statusnya masih pelajar.

"Sasaran razia ini memang pengguna miras di bawah 18 tahun di fasilitas umum," ujar Juari.

Dalam razia itu, petugas menyisir sejumlah fasilitas umum di tiga kecamatan di Kota Blitar. Misalnya, di wilayah Kecamatan Sukorejo, petugas menyisir sejumlah lokasi, seperti Pasar Dimoro, Pasar Pahing Baru, dan Rusunawa.

Di wilayah Kecamatan Kepanjenkidul, petugas mendatangi beberapa lokasi fasilitas umum seperti PIPP, sport center, Makam Bung Karno, dan Alun-alun. Di wilayah Kecamatan Sananwetan, petugas menyisir Taman Makam Pahlawan, kompleks SMPN 3, Taman Green Park, dan Terminal Patria.

Juari mengatakan para remaja yang terjaring razia didata identitasnya. Mereka juga diminta menandatangani surat pernyataan. Tak hanya itu, petugas juga memberikan sanksi berupa hukuman fisik ke para remaja yang terjaring razia.

Hukuman fisik itu berupa lari, push up, jalan jongkok, dan baris berbaris. Selain itu, para remaja itu juga disuruh membaca Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

"Yang masih pelajar, kami panggil orang tuanya untuk menjemput di kantor," kata Juari.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved