Kota Batu

Tekan Jumlah Penderita Demam Berdarah, Tim Jumantik Kota Batu Pantau Sarang Nyamuk di Rumah Warga

Tekan Jumlah Penderita Demam Berdarah, Tim Jumantik Kota Batu Pantau Sarang Nyamuk di Rumah Warga

Tekan Jumlah Penderita Demam Berdarah, Tim Jumantik Kota Batu Pantau Sarang Nyamuk di Rumah Warga
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Tim Dinas Kesehatan Kota Batu dan DPRD Batu Kota saat memeriksa jentik nyamuk di salah satu rumah warga di Jalan Diran, Kelurahan Sisir, dalam rangka Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik, Minggu (2/12/2018). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Tim Juru Pemantau Jentik (Jumantik) memantau rumah milik Lismini, salah satu rumah warga di Jalan Diran, Kelurahan Sisir, Kota Batu, Minggu (2/12/2018) pagi. Tim Jumantik dari Puskesmas Sisir itu didampingi Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Ketua DPRD Kota Batu Cahyo Edi Purnomo, Wakil Ketua DPRD, dan tim Dinas Kesehatan.

Mereka memantau titik-titik yang biasanya menjadi sarang nyamuk, seperti di kamar mandi, tempat cuci piring, tempat selokan. Tapi ada satu yang luput diperiksa yaitu wadah air di dispenser.

Wadah air agar tidak menetes di dispenser itu terlihat ada sedikit jentik nyamuk. Tempat itu adalah tempat yang juga harus diperiksa.

Dr Yuni Astutik Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Menular dan Tidak Menular Dinas Kesehatan Kota Batu, mengatakan tempat kecil yang ada kubangan air tidak mengalir bisa menjadi sarang jentik nyamuk.

"Kami memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya menjaga kebersihan. Apalagi di kelurahan Sisir ini merupakan area yang padat penduduk," kata dia seusai memantau beberapa rumah warga.

Oleh karena itu, di Kelurahan Sisir ini menjadi tempat pertama untuk pelaksanaan Jumantik. Dari data Dinkes Batu sejak tahun 2015 angka penderita Demam Berdarah (DB) Dengue di Kelurahan Sisir terbanyak. Sejak itu mulai dicanangkan Jumantik oleh petugas Puskesmas. Namun karena petugas yang terbatas disetiap desa dan kelurahan dibentuk Kader Jumantik.

Sejak itu setiap RT/RW memantau warganya agar bebas dari Jumantik. Bisa dikatakan Kelurahan Sisir ini menjadi daerah pertama sebagai percontohan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik. Dalam artian setiap rumah memiliki kesadaran basmi jentik nyamuk.

Lismini (67) pemilik rumah yang diperiksa mengatakan ia setiap satu minggu sekali bersama keluarganya membersihkan dan memeriksa bagian rumah yang sering ada jentik nyamuknya.

"Ya bersama-sama orang rumah kami memeriksa agar tidak ada jentik nyamuk. Kami ada gentong tapi tidak kami isi, agar tidak jadi sarang jentik nyamuk," kata Lismini.

Di tahun 2015 ada 21 kasus DBD di Kelurahan Sisir, lalu tahun 2016 bertambah ada 24 kasus. Dan di tahun 2017 hanya ada 1 kasus, serta tahun 2018 tidak ada kasus. Angka kasus di Kelurahan Sisir itu lebih banyak dibanding kelurahan dan desa lainnya.

Sedangkan secara keseluruhan di Kota Batu tahun 2015 ada 213 kasus, tahun 2016 ada 809 kasus, tahun 2017 ada 116 kasus, dan 2018 sampai November ada 9 kasus saja.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengungkapkan kesadaran masyarakat sudah mulai meningkat agar menjaga kebersihan. Ia pun mengakui kalau di daerah Kelurahan Sisir Kecamatan Batu merupakan daerah padat penduduk. Karena berada di tengah kota.

"Tidak heran memang di sini padat penduduk, makanya jika tidak diimbangi dengan kesadaran yang tinggi akan kebersihan lingkungan, akan mudah terserang penyakit, terutama penyakit Demam Berdarah ini," kata Punjul.

Ia meminta agar gerakan ini diikuti di kelurahan dan desa lainnya. Yang melakukan adalah warga secara mandiri. Ia mengimbau agar warga tidak perlu bingung bagaimana caranya. Karena disetiap daerah nanti akan diberi pengarahan dari petugas Puskesmas bagaimana melakukan Jumantik.

"Jadi tidak berhenti di sini saja, akan diikuti disemua tempat di tiga kecamatan. Terutama di daerah pusat kota. Agar masyarakat itu mandiri, jika sudah mandiri dan timbul kesadaran, secara tidak langsung itu akan menular ke tetangga lingkungan sekitar," pungkasnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved