Malang Raya

Kartu Tani di Kabupaten Malang Terbentur NIK Ganda

Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda membuat Pemkab Malang tidak bisa merealisasikan Kartu Tani.

Kartu Tani di Kabupaten Malang Terbentur NIK Ganda
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Petani menggarap sawah di Kepanjen, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda membuat Pemkab Malang tidak bisa merealisasikan Kartu Tani.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, Budiar Anwar menjelaskan pihaknya akan melakukan pemutakhiran data.

( Baca juga : Komentar Laskar Wong Kito dan Singo Edan Soal Isu Pengaturan (Match Fixing) Arema FC Vs Sriwijaya FC )

“Dari 48.000 Kartu Tani yang sudah dicetak, ada sekitar 38.000 kartu yang belum terdistribusi.”

“Selain masalah NIK ganda, juga adanya perubahan data pemilik Kartu Tani,” papar Budiar kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (4/12/2018).

( Baca juga : Sinyal Bertahan, Hamka Hamzah Jadikan Arema FC Sebagai Tim Proritasnya Musim Depan )

Menurutnya, Kartu Tani untuk membantu petani agar lebih terfasilitasi, terutama dalam memperoleh pupuk bersubsidi.

“Target paling penting adalah agar fasilitas di Kartu Tani bisa tepat sasaran,” tegasnya.

( Baca juga : Manajemen Arema FC Siapkan Bonus Kejutan Untuk Pemain Apabila Kalahkan Sriwijaya FC )

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved