Rumah Politik

Pemilu 2019, KPU Akan Tempatkan Tiga TPS Di Lapas Lamongan

Jumlah TPS itu masih kemungkinan akan mengalami perubahan, seiring dengan jumlah warga binaan di Lapas juga mengalami perubahan.

Pemilu 2019, KPU Akan Tempatkan Tiga TPS Di Lapas Lamongan
suryamalang.com/Hanif Manshuri
Sejumlah komisioner KPU dan Bawaslu saat berkoordinasi dengan pihak Lapas Lamongan. 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan akan menempatkan 3 bilik Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas II B Lamongan.

"Kami merencanakan ada 3 TPS, dengan perhitungan satu TPS untuk 300 pemilih," kata Dewi Maslahatul Ummah, Komisioner KPU Lamongan, Devisi Keuangan, Umum dan Logistik, Rabu (5/12/2018).

Jumlah TPS itu masih kemungkinan akan mengalami perubahan, seiring dengan jumlah warga binaan di Lapas juga mengalami perubahan. Dimana perubahan jumlah warga binaan hampir setiap hari ada." Kita rencanakan ada berapa TPS di Lapas," katanya.

Kepala Lapas Lamongan, Ignatius Gunaidi menjelasksan, saat ini jumlah warga binaan di Lapas kelas II B Lamongan ada sebanyak 605 orang.

"Tapi yang memiliki hak pilih ada sekitar 95 persen. Sementara tahanan yang baru ini belum masuk DPT," katanya.

Diakuinya, perubahan jumlah warga binaan hampir terjadi setiap hari, yang mengharuskan pihak Lapas untuk selalu melakukan pembaharuan data ke KPU minimal setiap satu minggu sekali. Setiap Sabtu harus update data ke KPU, jadi selalu konek dengan KPU untuk update data.

Untuk itu, Ignatius berharap agar warga binaan yang berasal dari luar Lamongan bisa menyalurkan hak pilihnya dengan menggunakan Surat Keterangan dari Kalapas dan blangko A5 dari KPU. Dengan demikian, semua warga binaan mempunyai hak pilih bisa mencoblos dalam Pemilu 2019 mendatang.

"Yang jelas semuanya akan dilayani, kalaupun itu ada kendala di lapangan akan kami komunikasikan dengan KPU dan Bawaslu," kata Ignatius.

Sementara Komisioner Bawaslu Lamongan, Ahmad Zudi berharap, KPU Lamongan memberikan sosialisasi dan bimbingan teknis kepada KPPS di Lapas agar saat pelaksanaan pemungutan suara dapat berjalan lancar.
Harus ada perlakuan khusus di Lapas, terkait dengan bimbingan teknis kepada KPPS di Lapas.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved