Malang Raya

Dua Tahun Pengerjaan, Pembangunan Pasar Comboran Baru Kota Malang Belum Juga Selesai

Pembangunan dibagi dalam dua tahap. Pertama, gedung pasar yang berada di depan. Kedua, tempat untuk Pedagang Kaki Lima yang masih dalam pengerjaan.

Dua Tahun Pengerjaan, Pembangunan Pasar Comboran Baru Kota Malang Belum Juga Selesai
suryamalang.com/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Kondisi belakang Pasar Comboran Baru Kota Malang yang hingga kini masih dalam proses pengerjaan. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Menjelang akhir tahun 2018, pembangunan Pasar Comboran Baru hingga kini  belum selesai. Hal tersebut dikatakan oleh Agus, pengelola Pasar Comboran Baru saat ditemui suryamalang.com, Kamis (6/12/2018).

Pasar Comboran baru dibangun dengan memakai dana APBD Kota Malang 2017 senilai Rp 9 miliar. Menurutnya, pembangunan dibagi dalam dua tahap, pertama ialah gedung pasar yang berada di depan. Kedua ialah tempat untuk Pedagang Kaki Lima yang hingga kini masih dalam proses pengerjaan.

"Kalau gedung depan ini sudah siap untuk digunakan. Yang belum usai tinggal di bagian belakang saja," ucap Agus.

Agus menargetkan, tanggal 15 Desember 2018 pembangunan gedung harus segera rampung. Hal tersebut didasari dari hasil pertemuan yang telah dilakukan bersama dengan kepala proyek beberapa waktu lalu.

"Rencananya, kalau semua sudah selesai, pedagang yang ada di depan langsung dipindah masuk ke dalam," ujarnya.

Pasar Comboran Baru akan dijadikan sebagai pusat penjualan aneka onderdil, besi, sepeda dan aneka jenis barang lainnya. Ratusan pedagang kini menempati pasar penampungan yang berada di Jalan Prof M Yamin dan Jalan Halmahera.

Lapak pedagang sendiri telah memakan badan jalan, sehingga menimbulkan beberapa kemacetan terutama di pada jam sibuk kerja.

"Kita masih menunggu perkembangan yang ada. Jika disini siap, pedagang juga siap, langsung nanti akan kita masukkan. Untuk kapan mulai bisa dioperasikan, kita juga menunggu kabar," tandasnya.

Sementara itu, Wahyudi pedagang Besi yang berjualan di Pasar Comboran mengatakan, dirinya masih menunggu kejelasan terkait dengan pemindahan lokasi pasar. Ia mengaku siap jika sewaktu-waktu akan dipindahkan.

"Sejauh ini belum ada tanda-tanda mau dipindah. Kami masih menunggu," tuturnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved