Malang Raya

Wakil Wali Kota Malang Minta Warga Tidak Gadaikan Sertifikat Tanah Untuk Konsumtif

Wakil Wali Kota Malng tidak ingin masyarakat menggadaikan sertifikat tanah hanya karena untuk kebutuhan yang konsumtif.

Wakil Wali Kota Malang Minta Warga Tidak Gadaikan Sertifikat Tanah Untuk Konsumtif
suryamalang.com/Benni Indo
Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko memberikan sertifikat kepada seorang warga dari Kelurahan Madyopuro, Kota Malang, Kamis (6/12/2018). 

SURYAMALANG.COM,  KLOJEN – Wakil Wali kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko membagikan 253 sertifikat tanah kepada warga Kelurahan Madyopuro, Kamis (6/12/2018). Pembagian itu berlangsung di Kantor Kelurahan Madyopuro.

Edi meminta agar masyarakat yang telah menerima sertifikat tanah bisa menjaga sertifikat itu. Ia tidak ingin masyarakat menggadaikan sertifikat tanah hanya karena untuk kebutuhan yang konsumtif.

“Kalau untuk usaha tidak apa-apa. Jangan ‘sekolahkan’ sertifikat,” imbaunya, Kamis (6/12/2018).

Menurut Edi, sertifikat itu sangat penting sebagai kekuatan hukum. Dengan adanya sertifikat itu, maka akan mengurangi dampak konflik sengketa lahan.

“Yang jelas, masyarakat sadar mendaftarkan tanahnya. Dia mendaftarkan tanah ke badan pertanahan. Kalau sudah mendaftarkan tentu dapat kepastian hukum untuk meminimalisir sengketa tanah,” ujar Edi.

Kepala BPN Kota Malang, Masduki mengatakan, di Kelurahan Madyopuro ada 2500 sertifikat yang akan dibagikan. Kalau untuk Kota Malang, ada sekitar 10 ribu sertifikat yang akan dibagikan.

“Kalau untuk Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk satu tahun anggaran. Ada 253 dari target 2500 untuk Kelurahan Madyopuro. Kita sudah mendekati finish, mendekati final seperti ini kita lagi penataan semua,” ujarnya.

Ditegaskan Masduki, program pembagian sertifikat tanah untuk masyarakat dipantau pemerintah pusat setiap hari. Oleh sebab itu, hampir setiap minggu BPN Kota Malang melakukan pembagian sertifikat.

“Setiap hari kita dinilai. Kami dalam kegiatan ini, kalau tidak didukung Pemkot dan masyarakat, untuk kelengkapan berkas, kami juga tidak bisa,” terangnya.

Masduki menargetkan, dalam tahun ini target pembagian sertifikat bisa selesai di Kota Malang.

Sementara Subiyati, warga Kelurahan Madyopuro yang mendapatkan sertifikat mengaku senang karena sertifikat tanah sudah di tangannya. Ia mengurus sertifikat itu selama empat bulan sebelum akhirnya bisa mendaptakannya.

“Ya senang bisa dapat sertifikat. Jadi tidak bingung lagi,” katanya.

Ditanya akan diapakan sertifikat itu, Subiyati belum merencanakannya. Ia akan menyimpan sertifikat itu karena menurutnya menjadi barang berharga.

Penulis: Benni Indo
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved