Kabar Surabaya

Pembelaan Terdakwa Pembunuhan Bayi 2,5 Tahun di Surabaya, Ngaku Khilaf dan Minta Keringanan Hukuman

Terdakwa pembunuhan bayi berinisial MR (2,5) mengajukan pembelaan dalam sidang di PN Surabaya kemarin.

Pembelaan Terdakwa Pembunuhan Bayi 2,5 Tahun di Surabaya, Ngaku Khilaf dan Minta Keringanan Hukuman
net
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Terdakwa pembunuhan bayi berinisial MR (2,5), Wisnu Cokro Buono mengajukan pembelaan dalam sidang di Ruang Sari 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (6/12/2018).

Wisnu memukul kepala dan perut sehingga MR meninggal.

Dalam sidang itu, Wisnu memohon agar majelis hakim pimpinan Dewi Iswani itu dapat meringankan hukumannya.

Ditinggal Mudik Pemilik, Rumah Di Tambak Dalam Baru Asemrowo Surabaya Terbakar

Dia mengaku tidak sengaja memukul sehingga menyebabkan anaknya meninggal.

Wisnu pun juga telah meminta maaf kepada keluarga atas perbuatannya tersebut.

“Keluarga juga sudah memaafkan. Saya juga minta maaf kepada majelis hakim dan jaksa agar hukuman saya diringankan.”

Vote Surabaya Untuk Guangzhou International Award 2018 Tutup Hari ini Pukul 15.00 WIB

“Jujur, saya tidak sengaja, dan saya khilaf,” kata Wisnu dalam sidang.

Wisnu juga mengungkapkan bahwa dia menjadi tulang punggung keluarga.

Bila mendekam di dalam penjara, Wisnu tidak dapat mencari nafkah untuk dua anak dan istrinya.

Produk Perawatan Kulit Agresif Bidik Pasar Indonesia, Mulai Dikenalkan Di Surabaya

Halaman
123
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved