Malang Raya

Cerita Satrio Umbar Anggoro, Arek Ngajum Malang Ikuti Lomba Car Painting di Abu Dhabi

Satrio Umbar Anggoro adalah wakil Indonesia yang dikirim ke World Skills Asia di Abu Dhabi baru-baru ini di bidang car painting.

Cerita Satrio Umbar Anggoro, Arek Ngajum Malang Ikuti Lomba Car Painting di Abu Dhabi
ist
Satrio Umbar Anggoro, Wakil Indonesia di World Skills Asia 2018 di bidang Car Painting. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Satrio Umbar Anggoro adalah wakil Indonesia yang dikirim ke World Skills Asia di Abu Dhabi baru-baru ini di bidang car painting. Alumnus SMK PGRI 3 tahun 2017 ini menyatakan banyak dapat pengalaman disana.

"Terutama ilmunya. Saya merasakan perbedaan standar nasional dan internasional," jelas Satrio pada Suryamalang.com, Minggu (9/12/2018). Sehingga ia merasa lebih lengkap. Di bidang car painting, ada enam negara yang ikut dengan delapan peserta.

"Saya memang belum dapat medali," aku Satrio. Dari delapan peserta, ia diurutan ketiga. Untuk mendapat medali perunggu, harus dapat poin 700. Sedang ia mendapat 694 poin.

"Kurang enam poin. Miris banget," ujar dia. Ia mengakui ada problem saat menyelesaikan lomba. "Tiba-tiba down aja mental saya," papar Satrio.

Namun di balik itu, ia merasa teta berutung karena bisa ke event internasional. "Senangnya lagi, saya juga bisa berbincang langsung dalam Bahasa Inggris dengan teman-teman yang ikut lomba," ceritanya. Paling sering komunikasi dijalin dengan peserta dari Malaysia yang meraih juara 1 atau medali emas.

Sebelum ke Abu Dhabi, ia mendapat berlatih selama dua bulan. Bulan pertama ke Daihatsu dan bulan kedua ke perusahaan distributor cat. Ia merasa waktu persiapan kurang lama. Hal ini karena sekolahnya juga mendapat pemberitahuan mendadak.

Sementara rata-rata bidang lain yang dikirim mewakili Indonesia, persiapannya lebih dari dirinya. "Untuk menghadapi event internasional, memang selain persiapan matang juga yang tak kalah penting mental. Sehingga ketika ada trouble di lomba bisa mengatasi cepat," jawabnya.

Pasca lomba, ia menekuni lagi kegiatannya membantu usaha ayahnya yaitu LPK (Lembaga Pelatihan Kursus) di Desa Kesamben, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang di bidang body repair, car painting dll. Bekal yang didapat di lomba tingkat dunia dirasa bisa membantu mengembangkan usaha ayahnya.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved