Malang Raya

Pedagang di Pasar Lawang, Malang Ini Sudah Jual Boraks Selama 23 Tahun

Satgas Pangan menyita 150 bungkus boraks dari tiga pedagang di Pasar Lawang, Kabupaten Malang

Pedagang di Pasar Lawang, Malang Ini Sudah Jual Boraks Selama 23 Tahun
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Satgas Pangan menyita boraks di Pasar Lawang, Kabupaten Malang, Senin (10/12/2018). 

SURYAMALANG.COM, LAWANG - Satgas Pangan menyita 150 bungkus boraks dari tiga pedagang di Pasar Lawang, Kabupaten Malang, Senin (10/12/2018).

Pedagang mengenal barang berbahaya tersebut dengan sebutan ‘ketek’ atau ‘bleng’.

“Saya sudah menjual barang ini selama 23 tahun. Rata-rata pembelinya adalah pembuat bakso dan kerupuk.”

Ada Boraks sampai Barang Kedaluwarsa, Ini Barang yang Ditemukan dalam Sidak di Pasar Lawang, Malang

“Saya tahunya barang itu dipakai untuk membuat makanan,” ujar Wardoyo, seorang pedagang.

Pedagang lain, Mujiatun mengaku mendapat boraks dari sales yang datang ke tokonya.

“Kadang sales itu mengantar dua bulan sekali. Katanya, barang itu dari Jawa Tengah,” kata Mujiatun.

VIDEO : Kota Malang Diguyur Hujan, Jalan Simpang Borobudur Terendam Banjir

Setiap bungkus boraks seberat sekitar 50 gram dijual antara Rp 2.000 sampai Rp 2.500.

Mujiatun baru tahu barang tersebut bukan untuk dikonsumsi saat petugas sidak di tokonya.

Makanya Mujiatun merelakan petugas menyita boraks tersebut.

VIDEO: Detik-detik Pengendara Sepeda Motor Terjatuh Saat Terjang Banjir di Jalan Simpang Borobudur

“Saya akan bilang ke pembeli bahwa boraks itu bukan untuk makanan,” tandasnya.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved