Persebaya Surabaya

Manajemen Persebaya Akui Finish Lima Besar di Liga 1 2018 Jadi Pondasi Arungi Kompetisi Tahun 2019

Manajemen Persebaya Akui Finish Lima Besar di Liga 1 2018 Jadi Pondasi Arungi Kompetisi Tahun 2019

Manajemen Persebaya Akui Finish Lima Besar di Liga 1 2018 Jadi Pondasi Arungi Kompetisi Tahun 2019
SURYAMALANG.COM/Habibur Rohman
Manajer Persebaya Surabaya yang baru Candra Wahyudi resmi diperkenalkan di sela Peringatan Idul Adha di Mess Persebaya Karanggayam Surabaya, Rabu (22/8/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYAPersebaya Surabaya akhirnya finish di peringkat lima klasemen akhir Liga 1 2018 dengan raihan 50 poin, selisih 12 poin dengan juara Liga 1, Persija Jakarta.

Capain ini diungkapkan manager Persebaya Candra Wahyudi di luar dari target awal yang disampaikan pada pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman.

Saat mendatangkan pelatih yang akrab disapa Djanur itu, Persebaya berada di posisi 13 (dua strip dari zona degradasi) dengan raihan 25 poin. Dengan materi yang ada waktu itu manajemen hanya menargetkan Persebaya keluar dari zona degradasi.

“Awal mendatangkan coah Djanur, memang kondisi Persebaya terancam dari zona degradasi. Waktu itu kami berpikir rasional bagaimana Persebaya ini selamat dari zona degradasi, Alhamdulilllah sekarang di akhir kompetisi berada di peringkat lima, itu sudah jauh lebih baik dari target yang sebenarnya kita berikan untuk coach Djanur,” terang Candra pada Surya, Senin (10/12/2018).

Untuk itu, manajer asal Bojonegoro tersebut berharap, hasil dan capaian ini menjadi modal utama mengaruhi kompetisi tahun yang akan datang.

“Mudah-mudahan ini menjadi pondasi untuk tim Persebaya musim depan agar bisa meraih hasil lebih baik lagi,” tambah Candra.

Tentang performa apik Persebaya di akhir kompetisi, meksipun tidak menampik adanya pemberian bonus setiap capain positif dari pemain yang diberikan manajemen, Candra meyakini, semangat juang dan permainan impresif yang ditunjukkan oleh punggawan Bajul Ijo lebih pada profesionalitas.

“Pemain-pemain Persebaya merupakan pemain profesional, artinya ketika mereka bermain tanpa diiming-imingi bonus pun akan memberikan penampilan yang terbaik untuk Persebaya. Meskipun memang ada upaya-upaya seperti itu, cuma itu bukan yang utama, karena pemain-pemain ini profesional, ketika tanda tangan kontrak akan memberikan permainan maksimal untuk Persebaya,” tambahnya.

Candra memastikan capaian positif ini akan menjadi modal positif Persebaya di musim yang akan datang. Salah satu cara yang akan ditempuh seperti disampaikan Candra sebelumnya adalah mempertahankan 70 persen komposisi pemain yang ada saat ini.

Meskipun ia mengakui pembaruan kontrak belum sepenuhnya dilakukan, karena memang kontrak mayoritas pemain Persebaya masih hingga 31 Desember 2018.

“Masih belum (pembaruan semua kontrak pemain, red), masih terus dinegosiasi. Ini kan kami lagi proses, karena sebenarnya mereka akan selesai hingga akhir bulan, sehingga masih ada tanggungan kewajiban Piala Indonesia dan lainnya,” tutupnya.

Persebaya masih akan melakoni laga babak 64 besar Piala Indonesia bertandang ke markas PSKT Sumbawa Barat, Minggu (23/12/2018) di Stadion 17 Desember  Mataram, NTB.

Penulis: Khairul Amin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved