Travelling

GALERI FOTO - Melihat Koleksi Barang Antik di Grandfather Coffeeshop, Surabaya

Juvinta Dwi, salah satu pemilik Grandfather Coffeeshop di Jl Kalasan No 25 I, menjadikan barang antik sebagai daya tarik untuk tempat usahanya.

GALERI FOTO - Melihat Koleksi Barang Antik di Grandfather Coffeeshop, Surabaya
delya octovie
BARANG ANTIK - Grandfather Coffeeshop di Jl Kalasan No 25 I, Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Hobi koleksi barang antik tak berarti barang-barang tersebut berakhir sebagai pajangan saja. Juvinta Dwi, salah satu pemilik Grandfather Coffeeshop di Jl Kalasan No 25 I, Surabaya menjadikannya sebagai daya tarik untuk tempat usahanya.

Ia memanfaatkan barang-barang antik khas tempo doeloe yang dikoleksi oleh mertuanya, sebagai dekorasi kafenya.

"Barang-barangnya ini awalnya dari mertua, beliau mengoleksi sejak tahun 1980an. Beliau mengoleksi banyak sekali barang-barang antik. Lalu sempat sering pindah-pindah ke Lumajang, ke Jember juga, akhirnya sebagian barang-barang ditinggal di Surabaya," kata Juvinta, Rabu (12/12/2018).

Kepindahannya ke Jl Kalasan No 25 I itu tak hanya karena rumah yang luas, tetapi juga terletak di kawasan kuliner.

BARANG ANTIK - Grandfather Coffeeshop di Jl Kalasan No 25 I, Surabaya.
BARANG ANTIK - Grandfather Coffeeshop di Jl Kalasan No 25 I, Surabaya. (delya octovie)

Akhirnya, suami Juvinta berinisiatif untuk membuka kafe dengan memanfaatkan semua koleksi pribadi orangtuanya.

"Kafe ini lebih ke tempat nongkrong untuk orang-orang yang rindu kakek-nenek. Di sini pengunjung bisa melihat-lihat barang-barang zaman dulu, bisa nostalgia," jelasnya.

Mulai dari koleksi terompet, telepon, alat makan, hingga canting zaman dulu ditampilkan di kafe yang sudah berdiri selama tiga tahun ini.

Yang paling menarik perhatian, adalah koleksi vespa.

Motor jenis skuter asal Italia yang sangat populer tersebut ikut dipajang di kafe itu.

BARANG ANTIK - Grandfather Coffeeshop di Jl Kalasan No 25 I, Surabaya.
BARANG ANTIK - Grandfather Coffeeshop di Jl Kalasan No 25 I, Surabaya. (delya octovie)

"Kalau koleksi Vespa mertua ada kira-kira 15. Tapi kalau yang di kafe ini, hanya ada enam. Ini bisa untuk foto-foto," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved