Malang Raya

Ungkap Suka Duka Balapan Di Malang, Doni Tata Ingin Pertahankan Gelar Juara Umum TGA 2018

Tak hanya persaingan yang ketat, jalannya race saat turun hujan juga menambah suka duka dalam balapan ini.

Ungkap Suka Duka Balapan Di Malang, Doni Tata Ingin Pertahankan Gelar Juara Umum TGA 2018
suryamalang.com/Dya Ayu
Doni Tata Pradipta, pembalap nasional saat ditemui di TGA 2018 Malang 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Gelaran Trial Game Asphalt (TGA) 2018 seri lima Malang sudah di depan mata. Para rider kini telah tiba dan menjalani babak kualifikasi di Sirkuit Stadion Kanjuruhan Malang. Nantinya para rider akan menjalani babak final TGA 2018, pada Sabtu (15/12/2018) malam.

Saat babak kualifikasi, Jumat (14/12/2018) kemarin, para rider sempat mengalami sedikit kesulitan, sebab saat berada di race kondisi sedang turun hujan, sehingga sirkuit semakin licin dan menambah tantangan dari ajang ini.

Ada empat rider papan atas nasional yang ikut ambil bagian, yakni Doni Tata Pradipta (Sleman Jogjakarta) Farudilla Adam (Malang), Dimas Ekky Pratama (Depok), dan Gerry Salim (Surabaya).

Keempat rider ini akan bersaing untuk memperebutkan predikat man of the match di Indonesia dalam lintasan sepanjang 850 meter itu.

Saat ditemui, Doni Tata juara umum TGA mengaku saat ini dirinya sudah sangat siap untuk tampil di babak final, meskipun cuaca hujan di Malang membuat timnya harus mengubah motor yang sebelumnya telah di set.

"Saya berharap bisa mempertahankan gelar juara umum di kelas FFA 250, jadi harus main smart, lebih cermat, sabar dan juga maksimal di final ini nanti," kata Doni Tata, Sabtu (15/12/2018).

Meski optimis akan mampu mempertahankan gelar juara umum, namun ia mengakui persaingan yang terjadi tahun ini lebih ketat dibanding tahun sebelumnya. Apalagi cuaca di Malang yang kerap turun hujan membuat keyakinannya sedikit menurun.

"Ya ini cukup ketat ya. Banyak pembalap-pembalap top yang hadir di race Malang ini, yang penting saya berbuat terbaik untuk besok. Ini jadi fifty-fifty ya apalagi kondisi hujan, karena harus cari set lagi, semua set up baru dari nol," ujarnya.

Tak hanya persaingan yang ketat, jalannya race saat turun hujan juga menambah suka duka dalam balapan ini, namun pihaknya segera mencari cara untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diharapkan.

"Beberapa tikungan memang ada genangan air dan itu kami harus cari tikungan yang tepat agar semua berjalan mulus," jelas Doni Tata.

Saat babak kualifikasi Jumat kemarin, diikuiti 121 rider baik lokal, nasional maupun internarsional di berbagai kelas yakni Kelas FFA 450 Open, Kelas Trail 250 Non Pro, Kelas Trail 175 Non Pro, Kelas Trail 175 Komunitas, Kelas Trail 150 Komunitas, dan Kelas Trail FFA 450 Master.

Pada empat seri sebelumnya, Doni Tata Pradipta dari Tim HTJRT Core Hotel Ras Tour sukses merebut hat-trick juara umum, masing-masing di Seri 3 Solo (06- 07 Juli 2018 di Sirkuit Stadion Manahan, Solo), Seri 2 Jogjakarta (11-12 Mei 2018 di Sirkuit Stadion Maguwoharjo, Sleman), dan Seri 1 Semarang (06-07 April 2018 di Sirkuit Mijen, Semarang).

Sedangkan pada Seri 4 Boyolali, Jawa Tengah (14-15 September 2018 di Sirkuit Sirkuit Gokart Mojosongo, Boyolali) juara umum digondol Farudila Adam (Malang/Tim Smart Samarinda Iswah Group Berkah).

Penulis: Dya Ayu
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved