Malang Raya

Pemkab Malang Akan Menanggung Biaya Kesehatan Masyarakat Tak Mampu Melalui APBD 2019

Pemerintah Kabupaten Malang akan menanggung biaya kesehatan bagi masyarakat tak mampu melalui APBD 2019

Pemkab Malang Akan Menanggung Biaya Kesehatan Masyarakat Tak Mampu Melalui APBD 2019
yul
suryamalang.com | IG: @suryamalangcom 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Kabar baik menanti 215.683 warga kurang mampu di Kabupaten Malang pada tahun 2019 mendatang.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang, Nurhasyim yang menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Malang akan menanggung biaya kesehatan bagi masyarakat tak mampu melalui APBD 2019.

"Hingga kini, yang punya KIS (Kartu Indonesia Sehat) berjumlah 385.933 warga. 2019 nanti kita fokus pada masyarakat yang belum punya KIS.

"Karena, kesehatan itu penting. Jumlah 215.683 warga. Ini yang harus kita target ke depan. Karena mereka belum punya KIS," terang Nurhasyim ketika dikonfirmasi, Minggu (16/12/2018).

Penyebab 215.683 warga belum mendapatkan KIS tersebut. Diakui oleh Nurhasyim karena belum mendapatkan jatah kuota.

"Ya kuota yang belum ini jatahnya kabupaten. Ini oleh pemerintah kabupaten, akan di cover 2019 ini," terangnya.

Nurhasyim menuturkan, anggaran sebesar Rp 50 milyar akan dialokasikan Pemkab Malang untuk jaminan kesehatan 215.683 warga kurang mampu. Namun, jumlah tersebut diyakini masih belum mencukupi.

"BPJS kelas tiga itu Rp 23 ribu. Kalkulasinya 215.683 ini kali Rp 23 ribu, jadi butuh dana sekitar Rp 59,528 milyar. Sedangkan APBD ini Rp 50 miliar.

"Tapi kekurangan itu yang Rp 9,528 miliar, akan di cover dana dari DBHCT (Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau). Jadi tahun 2019 tak ada lagi warga kurang mampu yang tidak tercover kartu BPJS," jelas Hasyim. 

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved