Kabar Magetan

235 Orang Pernah Gila Masuk Daftar Pemilih Tetap di Magetan

Sebanyak 235 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan tuna grahita se Kabupaten Magetan masuk daftar penilih tetap di Magetan.

235 Orang Pernah Gila Masuk Daftar Pemilih Tetap di Magetan
KPU
Laman Sistem Penghitungan (Situng) KPU RI beberapa kali gagal diakses, Kamis (28/6/2018). Situng ini bisa dilihat di alamat infopemilu.kpu.go.id. 

SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Sebanyak 235 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan tuna grahita se Kabupaten Magetan masuk daftar penilih tetap (DPT) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan.

"Pemahaman disabilitas mental itu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), tapi sudah dinyatakan sembuh, dengan nenunjukan surat sehat dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) atau dokter spesialis kejiwaan," kata Humas & Hubungan Antar Lembaga (Hubal) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magetan, Muries Subiyantoro, kepada SuryaMalang.com, Selasa (25/12).

Dikatakan Muries, dengan bukti surat keterangan dari RSJ dan dokter kejiwaan itu, ODGJ punya hak memilih dalam penilihan Presiden April 2019 mendatang.

"Yang dikatakan disabilitas mental bukan orang gila yang menggelandang di jalan, kalau itu jelas tidak bisa. Tapi ODGJ yang sufah menjalani perawatan atau sudah dinyatakan sembuh," kata Muries yang juga sebagai Kepala Divisi Pencegahan, dan Pengawasan Bawaslu Kabupaten Magetan ini.

Menurut Muries, tidak ada perlakuan khusus untuk ODGJ itu saat pelaksanaan coblosan di tempat pemungutan suara (TPS) masing masing. Karena selain surat sehat dari RSJ dan dokter kejiwaan ada surat jaminan dari keluarga ODGJ.

"Seandainya saat pelaksanaan Pilpres 2019 itu yang bersangkutan mendadak kambuh, dan parah, ini akan diperlakukan khusus dan menjadi pertimbangan boleh tidaknya melakukan pemilihan,"kata Muries.

Dijelaskan Muries, dengan memberikan hak pilih kepada 235 ODGJ yang sudah dinyatakan sembuh itu, hak politik yang bersangkutan tidak dicederai dan mereka masih tetap memilih.

"Dengan surat keterangan itu, ODGJ di Kabupaten Magetan apa bisa melaksanakan pencoblosan di hari H nanti atau tidak tergantung pemilu presiden 2019 atau tidak bisa,"ujar Muries..

Bawaslu, sudah melakukan cheking hasil temuan Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kabupaten Magetan dengan temuan sebanyak 235 ODGJ itu, apakah nanti dijamin tidak mengganggu atau sebaliknya.

"Tapi selama warga ODGJ itu membawa surat keterangan sembuh atau sehat. Meski denikian, Bawaslu tidak berani menjamin. Yang penting surat keterangan yang berhak dan jaminan orang tua,"pungkas Muries.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved