Kabar Surabaya

Bertemu Dengan Pelaku IKM, Gubernur Jatim Keluhkan Pembiayaan Untuk Industri Kecil Dan UMKM

Pembiayaan hingga kini dianggap belum berpihak pada pelaku IKM dan UMKM karena masih dikenakan suku bunga yang tinggi.

Bertemu Dengan Pelaku IKM, Gubernur Jatim Keluhkan Pembiayaan Untuk Industri Kecil Dan UMKM
tribunjatim.com/Sofyan Arif Candra Sakti
Gubernur Jatim, Soekarwo 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Gubernur Jatim, Soekarwo menyampaikan keprihatinannya terhadap permasalahan pembiayaan bagi industri kecil dan UMKM.

Pembiayaan hingga kini dianggap Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo belum berpihak pada pelaku IKM dan UMKM karena masih dikenakan suku bunga yang tinggi.

"Perbankan kita ini untuk corporate kan 13 - 14 persen, tapi IKM justru 18 persen," kata Pakde Karwo, saat ditemui usai menghadiri gathering dengan pelaku Industri kecil menengah (IKM) se Jatim di Hotel Mercure Grand Mirama, Jalan Darmo, Surabaya, Rabu (26/12/2018).

Untuk solusinya sendiri, Pakde Karwo mengatakan, negara harus membuat pembiayaan murah misalnya saja KUR subsidi.

"Ada juga dengan cara meminjamkan uang pemerintah ke bank, yang namanya loan agreement," ucap Pakde Karwo.

Di Jatim sendiri sudah ada dua bank milik Pemprov Jatim, yaitu Bank Jatim dan Bank UMKM untuk benar-benar fokus dalam mengembangkan UMKM.

Pada tahun 2017 Bank Jatim telah digelontor dana sebesar Rp 400 miliar dari APBD untuk memberikan stimulant pengembangan UMKM.

Sedangkan Bank UMKM mendapatkan Rp 200 miliar untuk pengembangan UMKM, terutama menjalankan fungsi memberi kredit bagi petani (usaha pertanian).

Namun itu pun menurut Pakde Karwo masih kurang karena landing untuk pertanian misalnya, hanya menerima sebesar 8.23 persen dari total 32.4 persen.

Editor: Achmad Amru Muiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved