Kabar Mojokerto

Mengusung Konsep Yunani Kuno, Ada Hotel Tenda Alam Dengan Konsep Mewah Di Mojokerto

Alternatif bagi masyarakat yang ingin liburan dan menginap di hotel. Tapi, bukan hotel pada umumnya, dan ini bisa menjadi solusinya.

Mengusung Konsep Yunani Kuno, Ada Hotel Tenda Alam Dengan Konsep Mewah Di Mojokerto
suryamalang.com/Galih LIntartika
Salah satu fasilitas untuk bersantai yang disediakan untuk para tamu hotel tenda di alam sambil menikmati liburan akhir tahun di Mojokerto. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Royal Hospitality Management, salah satu corporate yang bergerak di bidang perhotelan kembali meluncurkan terobosan baru penginapan dengan konsep alam. Sukses dengan Royal Caravan, hotel berkonsep kontainer, corporate ini melaunching hotel yang berkonsep tenda. Kali ini, Royal Unity melaunching "Forest Glamping" di Mojokerto.

Director of Royal Hospitality Management, Supriyono mengatakan, ini memang alternatif bagi masyarakat yang ingin liburan dan menginap di hotel. Tapi, bukan hotel pada umumnya, dan ini bisa menjadi solusinya.

Bahkan, ia pun sudah membuka dua tipe untuk Forest Glamping yang baru saja di soft launching ini. "Ada blok Tabuya dan Liventoni. Dua blok ini mengambil nama dari tumbuhan yang juga ditanam di kawasan ini. Masing - masing blok ada kamar Deluxe dan ada kamar Superior," kata Prio, sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan , Forest Glamping ini ada kepanjangannya. Glamping berarti Glamour Camping. Selama ini, banyak tamu yang ingin camping tapi tetap bisa aman dan menikmati fasilitas mewah.

Nah, kata dia, melihat antusias dan keinginan para tamu itu, pihaknya mengadopsi budaya Yunani Kuno. Zaman itu, orang Yunani tinggal hanya di dalam tenda, tapi memiliki kekuatan yang luar biasa. Biasa tahan di segala cuaca. Musim hujan, panas dan salju tetap bisa bertahan di dam tenda.

Dari situ, lanjut Prio, pihaknya melakukan eksperimen. Ia mulai mengembangkan kawasan penginapan yang berkonsep tenda. Tapi, pihaknya memodifikasinya dengan mencampurkan fasilitas mewah di dalamnya.

Mulai spring bed, televisi, Air Conditioner (AC), toilet mewah seperti di hotel mewah pada umumnya. "membawa konsep berkemah dengan cara yang mewah. Jadi seolah - olah kemah, tapi tetap mendapatkan fasilitas yang mewah juga," ungkapnya.

Hasilnya, kata Prio sangat luar biasa. Kenapa, karena penginapan meski mengenakan tenda ini tak kalah dengan hotel mewah pada umumnya. Bahkan, ia sudah melakukan tes beberapa kali.

Di bawah tekanan angin kencang, hujan deras dan panas, tenda ini tetap bisa bertahan. Jadi, hampir dipastikan, tamu tetap bisa beristirahat dengan nyaman di dalam kamar meski cuaca buruk sedang terjadi.

Prio menjelaskan, selain itu, tak perlu khawatir, tamu juga akan mendapatkan suasana lingkungan yang luar biasa. Tenda - tenda ini berada di kawasan pedesaan, yang jauh dari hiruk pikuk keramaian.

Di malam hari, tamu bisa menikmati sajian penampilan lampu - lampu yang sudah ditata pengelola. "Tamu juga bisa menikmati pesta barbeque. Kami sudah menyiapkan makanannya dan itu sudah satu paket menginap di sini. Sikahkan dicoba dan saya jamin akan memberikan adventure berbeda menginap di sini," urainya.

Harga per malam untuk kamar Superior dibanderol dengan harga Rp 900.000 dan bisa ditempati untuk dua orang. Sedangkan deluxe, dibanderol dengan harga Rp 1,8 juta dan bisa ditempati untuk empat orang. (lih)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved