Kota Batu

Ada 95 Bencana dan Musibah di Kota Batu Selama 2018

Ada 95 bencana dan 16 kejadian darurat non bencana (musibah) di Kota Batu selama 2018.

Ada 95 Bencana dan Musibah di Kota Batu Selama 2018
istimewa
Proses pencarian tiga bocah di Coban Talun, Desa Tulungrejo, Bumiaji, Kota Batu, Selasa (11/12/2018). 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU – Ada 95 bencana dan 16 kejadian darurat non bencana (musibah) di Kota Batu selama 2018.

Kejadian bencana tersebut terdiri dari 25 angin kencang, satu angin puting beliung, 11 banjir, 14 kebakaran, 14 kebakaran hutan dan lahan, satu kegagalan teknologi, dua tanah ambles, dan 27 tanah longsor.

Sedangkan kejadian musibah terdiri dari satu atap ambruk, empat evakuasi pendaki, satu kecelakaan paralayang, satu kecelakaan air, satu luapan lumpur dan sampah, empat pohon tumbang, satu tembok ambrol, satu tindakan pencemaran lingkungan hidup (air dan udara), dan dua truk terguling.

Total kejadian itu mengakibatkan enam orang meninggal, tiga orang luka-luka, dan 19 orang mengungsi.

Kerusakan fisik akibat bencana itu meliputi enam rumah rusak ringan, 13 rumah rusak sedang, 12 rumah rusak berat, dan kerusakan infrastruktur 38 unit.

Bencana atau musibah terbanyak terjadi di Kecamatan Batu, yaitu 64 kejadian.

Lalu disusul Kecamatan Bumiaji sebanyak 32 kejadian, dan Kecamatan Junrejo sebanyak 15 kejadian.

Supervisor Pusdalops BPBD Kota Batu, Ismu Buana mengatakan pihaknya mengadakan 25 kegiatan, seperti pendidikan dan pelatihan, rapat kerja dan koordinasi,  uji kompetensi penanggulangan bencana, dan mitigasi menghadapi bencana pada tahun 2018.

“kegiatan itu melibatkan ASN, TNI, Polri, desa/kelurahan,  RT/RW, Linmas, PKK, dan sebagainya,” ungkap Ismu kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (1/1/2018).

BPBD juga memberi dukungan personil dan bantuan penanganan darurat bencana banjir bandang di Alasmalang, Banyuwangi, penanganan darurat bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB), dan penanganan darurat bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.

BPBD juga telah menyalurkan bantuan untuk perbaikan 11 rumah dan survei lokasi dalam rangka pengkajian kebutuhan pasca bencana di beberapa wilayah.

“Sekarang kami mengevaluasi, mulai dari update data melalui Pusdalops, sampai pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved