Malang Raya

Libur Tahun Baru, Brawijaya Edu Park Jadi Destinasi Wisata Favorit Warga Di Kota Malang

Tercatat hampir 2.500 pengunjung memadati Brawijaya Edu Park dan kebanyakan merupakan masyarakat Malang Raya.

Libur Tahun Baru, Brawijaya Edu Park Jadi Destinasi Wisata Favorit Warga Di Kota Malang
suryamalang.com/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Kolam renang yang berada di Taman rekreasi Brawijaya Edu Park Kota Malang, Selasa (1/1/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Berlokasi di tengah Kota Malang, Brawijaya Edu Park menjadi destinasi wisata favorit masyarakat Kota Malang yang ingin menghabiskan masa libur tahun baru 2019.

Taman rekreasi yang dulunya bernama Senaputra tersebut, menyajikan beragam permainan untuk anak-anak. Diantaranya Bianglala, Bomb-Bomb Car, Kuda Terbang, Mini Zoo hingga kolam renang yang menjadi daya tarik wisatawan.

Lilis, satu diantara pengunjung yang baru berkunjung ke Brawijaya Edupark mengaku senang dikarenakan harga tiket masuk yang murah dan lokasinya berada di jantung Kota Malang.

"Anak-anak tadi senang banget, mereka bisa liburan sambil belajar di sini. Karena banyak patung-patung binatang yang ada di sini," ucap warga asal Poncokusumo tersebut.

Cukup membayar dengan Rp 10 ribu per orang, pengunjung bisa langsung melihat keseluruhan isi taman rekreasi tersebut. Masuk ke dalam, sebuah food court akan menyambut pengunjung dengan beragam jajanan yang disajikan.

Dari posisi itu, pengunjung bisa langsung melihat beragam wahana yang disajikan karena lokasinya berada di bagian atas. Kolam renang yang disajikan juga mempunyai ukuran cukup luas bagi anak-anak, walaupun ada sedikit perbedaan dengan kolam renang lama Senaputra.

Di sana terdapat seluncuran air hingga ember raksasa yang nantinya akan menumpahkan air apabila air terisi penuh.

"Ke depan, kita akan menambah satu kolam renang lagi untuk pengunjung. Karena masih terdapat lahan kosong di sisi barat Kolam renang," kata Yoyon Suryono, General Manajer Brawijaya Edu Park, Selasa (1/1/2019)

Yoyon mengatakan, libur tahun baru ini jumlah pengunjung mengalami peningkatan dua kali lipat dari hari-hari biasa. Tercatat hampir 2.500 pengunjung memadati Brawijaya Edu Park dan kebanyakan merupakan masyarakat Malang Raya.

"Hari biasanya pada weekend bisa mencapai 1.000 pengunjung. Kalau musim liburan begini bisa naik menjadi dua kali lipat," ujarnya.

Di sisi lain, masih banyak ditemui mainan-mainan yang belum berfungsi dan mangkrak begitu saja.  Menurut Yoyon, hal tersebut terjadi dikarenakan adanya kerusakan pada mainan-mainan tersebut.

Untuk itu, dalam beberapa minggu ke depan pihaknya akan segera membenahi mainan tersebut agar bisa berfungsi kembali.

"Target kita ke depan pastinya kami ingin lebih baik dari segi pengelolaan. Insyallah dalam satu hingga dua minggu ke depan mainan tersebut bisa berfungsi kembali dan ke depan kita akan membangun Mini Zone yang di khususkan untuk anak-anak," imbuhnya.

Sebelumnya, sengketa lahan yang sempat terjadi beberapa tahun lalu, memaksa pengelola Taman Rekreasi Senaputra angkat kaki meninggalkan tempat tamasya yang berlokasi di belakang Rumah Sakit Saiful Anwar Malang tersebut. Kemudian, oleh pengelola baru Kodam V Brawijaya datang, dan mengubahnya menjadi Brawijaya Edu Park.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved