Kota Batu

Goa Pandawa Suguhkan Pemandangan Matahari Terbit

Ada satu tempat wisata di Kota Batu yang dikenal kalangan wisatawan bisa melihat matahari terbit

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Ada satu tempat wisata di Kota Batu yang dikenal kalangan wisatawan bisa melihat matahari terbit, yaitu di Goa Pandawa, di Dusun Brau Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. Lokasi ini ternyata sudah ada sejak 1940, tapi baru dikelola dengan baik sekitar dua tahun belakang.

Di sini banyak wisatawan yang berburu sunrise dari satu titik spot foto. Bagaimana tidak memikat wisatawan karena yang disuguhkan di sini juga view Kota Batu terlihat jelas. Banyak yang ke sini karena selain bisa berfoto dan ada spot foto menarik. Seperti replika patung pinokio dari kayu yang cukup besar, dengan ukuran panjang 8 meter dan tingginya 3,5 meter.

Rudiyanto Ketua Pengelola Wisata Goa Pinus mengatakan sesuai dengan namanya wisata ini menyuguhkan lima goa untuk berfoto. Dengan rata-rata kedalaman lima meter.

"Ya ada lima goa, goa ini tidak banyak dirubah dari awal hanya akses untuk wisatawan saja agar mempermudah untuk berwisata," kata Rudi.

Di sana juga ada gazebo yang dibuat dari jerami menambah kesan alami ditempat ini. Tempat wisata ini dikelola oleh warga Dusun Brau bekerja sama dengan Perhutani. Akses menuju lokasi ini cukup jauh dari pintu masuk.

Wisatawan harus memarkirkan kendaraan di bawah karena jalan cukup terjal jika dilalui apalagi saat musim hujan. Jalan menuju ke sana masih belum dipaving sebagian. "Iya untuk akses kami masih belum sempurna, sebagian masih belum di paving, jadi untuk roda empat masih parkir di bawah. Kalau sepeda motor bisa naik ke atas tapi diminta berhati-hati. Secepatnya kami perbaiki untuk akses ke sini," ungkapnya.

Waktu yang ditempuh untuk mencapai lokasi wisata itu cukup lama, jika berjalan kaki sekitar 10 menit lebih. Wisatawan menempuh jarak hampir satu kilometer dari bawah. Sedangkan luas tempat wisata ini kurang lebih delapan hektar, untuk area taman sendiri luasnya 300 meter.

Lokasi wisata ini dikembangkan dengan anggaran murni dari swadaya masyarakat sekitar. Tentunya adanya wisata ini mengangkat potensi yang dimiliki Dusun Brau. Juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

Biasanya banyak wisatawan yang berkunjung ke sini untuk berwisata dilokasi wisata satu tempat atau sepaket. M.Munir perwakilan warga Dusun Brau menambahkan di Desa Gunungsari ini ada beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi.

Yaitu Goa Pinus, Goa Pandawa, Wisata Gunung Banyak. "Di sini sih banyak yang mengambil wisata alam sepaket. Tapi mereka juga memilih satu lokasi. Karena di sini dikelola sama warga kan," kata Munir.

Lokasinya juga tidak jauh, hanya sekitar dua kilometer. Wisatawan juga melewati hutan dan lahan pertanian jika menuju lokasi wisata ini.

Fajar Arsy salah satu wisatawan asal Jakarta mengatakan lokasi wisata Goa Pandawa ini memikat dirinya karena termasuk tempat wisata yang menantang.

"Menuju ke sana saja harus ngos-ngosan loh mbak. Naiknya karena mobil saya taruh di bawah, dan naiknya harus jalan kaki. Tapi pas nyampek ke lokasi, nggak nyesal. Bagus banget, dan puas gitu," ungkapnya.

Ia berharap pengelola tempat wisata Goa Pandawa bisa memberikan akses yang mudah untuk wisatawan. Terutama untuk lahan parkir. Tiket masuk hanya Rp 5000 sudah bisa menikmati alam dan juga spot foto menarik.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved