Kota Batu

Wisata Garapan Masyarakat Desa Lebih Pikat Wisatawan Perkotaan

Semakin banyaknya tempat wisata alam di Kota Batu tentu membuat wisatawan tertarik untuk mencoba mendatangi tempat wisata itu.

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Semakin banyaknya tempat wisata alam di Kota Batu tentu membuat wisatawan tertarik untuk mencoba mendatangi tempat wisata itu. Saat ini tercatat ada lebih dari 10 tempat wisata alam yang digarap sama masyarakat di Kota Batu. Beberapa wisatawan mengincar tempat wisata alam yang aman, menarik, dan tentunya bisa memanjakan wisatawan menikmati pemandangan alam.

Sabrina (33) pengunjung asal Bogor mengungkapkan karena ia kerja di Kota Malang untuk mengobati rasa rindunya akan pemandangan alam, ia selalu ke Kota Batu untuk berlibur. Lokasi yang ia kunjungi itu ialah lokasi wisata yang berbau alam. Seperti Coban Talun, Coban Rais, Coban Lanang, Coban Putri, Rafting.

Menurutnya wisata alam yang dikelola oleh masyarakat setempat lebih menarik. Karena memang dibuat untuk memenuhi kebutuhan wisatawan. "Di coban Lanang itu saya sudah hampir tiga kali mbak ke sana. Ya meskipun sekadar menikmati alam, foto-foto jepret, itu sudah cukup. Karena dari kerjaan mungkin ya suntuk dikantor melulu, lihat air terjun saja sudah senang sekali," ungkapnya.

Ditambah jika perjalanan menuju lokasi wisata itu menantang, itu akan menjadi point tambahan bagi wisatawan. Menurutnya masyarakat harus lebih inovatif dan terus mengeluarkan ide-ide untuk menambah wahana di tempat wisata itu.

"Selain itu, mungkin lebih ke fasilitas dan juga kebersihannya. Kalau wisata alam terlalu dibuat-buat diberi wahana inilah, itulah malah terkesan dibuat-buat. Natural saja sih kalau saya ya, karena dari sananya sudah seperti itu, mungkin dipercantik bolehlah," ungkap karyawan salah satu bank itu.

Di samping itu adanya wisata alam di Kota Batu ini juga harus bisa mengangkat nama Kota Batu sendiri. Sustika Nuri (26) warga asal Kota Batu ini mengungkapkan masyarakat harus bisa lebih kreatif dan memasarkan wisata alam yang dikelola.

"Wisata alam di sini sekarang sudah mulai dikenal. Kalau dulu kan seperti tak terawat, dan kurang perhatian. Sekarang masyarakat yang mengelola lebih sadar akan pengelolaan wisata, jadi bisa menyesuaikan dengan kebutuhan wisatawan," kata Tika panggilannya.

Ia justru mendukung wisata yang dikelola oleh masyarakat karena bisa mengangkat perekonomian masyarakat. Hanya ia meminta agar wisata alam di Kota Batu lebih diperkuat agar ketika wisatawan luar daerah ke Batu juga mengenal wisata alam, tidak hanya wisata buatan saja.

"Namun, kembali lagi infrastruktur juga harus dipikirkan dengan matang agar warga kota Batu tetap merasa nyaman tinggal di Kota Batu tercinta ini," paparnya.

Begitu juga yang diungkapkan Esti Ayu Marlangen (25), menurutnya wisata alam memiliki daya pikat tersendiri. Seperti Coban Talun dan Coban Rais yang lebih memikat dia. Karena dirasa banyak lokasi yang bisa dijadikan spot foto dan dipamerkan di instagram.

"Di wisata alam itu spot fotonya nggak ada di wahana buatan. Tapi saranku wisata alam juga alangkah baiknya ditambah untuk sarana edukasi. Semisal lebih memperkenalkan tentang sejarah tempat wisata di sini," ungkapnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved