Malang Raya

Penadah Handphone Mahasiswa di Malang Ternyata asal Tajinan, Terlacak dari IMEI

Maling Hand Phone (HP), Laptop dan Televisi bernama Khoirudin, warga Desa Karang Nongko Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.

Penadah Handphone Mahasiswa di Malang Ternyata asal Tajinan, Terlacak dari IMEI
edgar
Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi bersama dengan Kabag Humas Polres Malang Kota Ipda Ni Made Marhaeni. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Satreskrim Polres Malang Kota menangkap penadah barang-barang elektronik seperti Hand Phone (HP), Laptop dan Televisi bernama Khoirudin, warga Desa Karang Nongko Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.

Penangkapan tersebut didasari dari hasil laporan Agung Budimansyah seorang mahasiswa yang tinggal di Jalan Joyo Tamansari Gang II, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi mengatakan, Agung Budimansyah telah kehilangan sebuah HP merek Lava dan sebuah Laptop merk Acer Aspire.

Pada 21 Desember 2018 korban meninggalkan kontrakannya untuk melaksanakan sholat Jum'at.

Setelah kembali ke rumah kontrakan, korban mendapati bahwa HP dan laptopnya hilang di dalam kamarnya.

"Kejadian sekitar pukul 12:30 WIB, pada hari Jumat," ucap AKP Komang Yogi saat ditemui SURYAMALANG.COM, Rabu (9/1/2019).

Setelah itu, korban kemudian melapor ke Polres Malang Kota dan petugas kepolisian langsung mendatangi tempat kejadi perkara (TKP) guna melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan diperoleh informasi dari Nomer IMEI HP korban bahwa HP tersebut saat ini sudah berada di tangan seorang penadah yakni Khoirudin.

"Khoirudin dibekuk oleh anggota kami saat berada di sekitar ruko Rampal Jalan Urip Sumoharjo pada tanggal 7 Januari 2019," terangnya.

Saat dimintai keterangan, Khoirudin mengaku mendapatkan hasil HP tersebut dari tangan Beni yang kino masih menjadi daftar pencarian orang (DPO).

Pada saat melakukan penyisiran dirumah penadah, polisi juga menemukan sebuah TV berukuran 40 inch yang juga merupakan barang curian.

"Anggota kami telah menangkap Khoirudin beserta barang bukti baru berupa TV. Kini kami akan melakukan pengembangan terkait kasus ini mengingat pelaku juga masih belum ditangkap," ucapnya.

Atas kejadian tersebut, terancam pasal 363 KUHP jo 480 KUHP tentang tindak pidana pertolongan jahat dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved